
Plt Kepala PLHUT Nor Jali.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sebanyak 300 calon jamaah haji akan menunaikan ibadah haji pada 2026 ini.
Dari data tersebut, ada sekitar 169 kuota reguler dan 37 kuota lansia, serta sisanya kuota cadangan yang tersebar di seluruh kecamatan se-Kutai Kartanegara (Kukar).
Plt Kepala Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, Nor Jali mengatakan, kuota keberangkatan haji di 2026 ini mengalami penurunan.
Pasalnya, kuota yang diperoleh itu berdasarkan dari daftar tunggu (waiting list) atau pendaftaran haji yang lebih dahulu.
"Jadi yang diberangkatkan haji di 2026 ini, merupakan calon jamaah haji yang telah mendaftar pada 2012 lalu," kata Nor Jali kepada Kutairaya, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, kuota keberangkatan haji itu telah diatur pada Undang-Undang Nomor 14/2025, yang membagi kuota 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus, dengan pembagian berbasis daftar tunggu.
Sebelumnya, keberangkatan haji ini berdasarkan dari populasi pendaftaran haji yang terbanyak.
Adanya aturan haji yang terbaru ini memastikan bahwa kuota keberangkatan haji dilakukan secara adil.
"Calon jamaah haji yang berangkat di 2026 ini terbanyak dari Kecamatan Tenggarong," tuturnya.
Sebelum calon jamaah haji diberangkatkan, mereka harus melengkapi administrasi baik pembayaran yang masih kurang hingga kelengkapan lainnya.
"Dan juga melakukan manasik di setiap kecamatan masing-masing maupun nanti di kabupaten," ujarnya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan keberangkatan haji di 2026 berjalan dengan lancar.
Bagi calon jamaah yang berhalangan atau tak bisa berangkat, bisa digantikan kepada keluarganya atau uang pendaftaran dikembalikan.
"Jadi kalau calon jamaah haji ada yang meninggal dunia, bisa digantikan oleh pihak keluarganya atau dikembalikan uang pendaftaran," ucapnya.
Sementara itu calon jamaah haji asal Tenggarong, Wiwit Anggranti mengaku telah mendaftar haji sejak 2012 lalu.
Ini waktu tunggu yang cukup lama, dalam memenuhi panggilan untuk beribadah.
"Saya tak menyangka akan berangkat menunaikan ibadah haji di 2026 ini. Dan sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini," kata Wiwit.
Ia berharap dalam menunaikan ibadah haji nanti bisa diberikan kelancaran setiap langkahnya. (Ary)