• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



‎Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Budianto Bulang. Sabtu (10/01/2026). (Foto; Abi/KutaiRaya)


‎SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Anggota Komisi I DPRD provinsi Kaltim Budianto Bulang menegaskan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur harus dimaknai sebagai momentum untuk berbenah dan memperkuat komitmen pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurutnya, ‎investasi terbaik bagi daerah tidak semata bertumpu pada pembangunan fisik seperti, beton dan aspal, melainkan pada peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, serta pembentukan karakter generasi muda Kaltim agar mampu bersaing dan memimpin di daerahnya sendiri.

‎Ia mengatakan, dengan adanya peningkatan kualitas masyarakat, maka daerah Kaltim dapat perlahan terlepas dari ketergantungan pada pekerja dari luar daerah dan mengandalkan pekerja lokal.

‎“Pembangunan SDM adalah pondasi jangka panjang. Kaltim tidak boleh hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Generasi muda harus dipersiapkan sejak sekarang agar menjadi pelaku utama pembangunan,” tegasnya, Sabtu (10/1/2026).

‎Ia menilai, di tengah peran strategis Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), peningkatan kualitas manusia lokal menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa SDM yang unggul, peluang besar yang hadir justru berpotensi tidak dapat dinikmati oleh masyarakat Kaltim sendiri.

‎Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan, meskipun HUT Kaltim ke-69 telah lewat satu hari, tapi momentum penting harus terus diingat dan menjadi motivasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mendorong terciptanya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan dan sektor swasta agar pembangunan SDM dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

‎Pria yang akrab disapa Budi Bulang ini dikenal aktif melakukan serap aspirasi hingga ke daerah pedalaman di wilayah daerah pemilihannya. Ia menekankan, pentingnya pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat, agar warga di pedalaman memiliki kemampuan dan fasilitas yang setara dengan masyarakat perkotaan.

‎“Saya ingin ke depan pembangunan kualitas SDM di Kaltim tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau daerah pelosok dan pedalaman,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM menjadi langkah krusial seiring dengan transisi Kalimantan Timur menuju kemandirian ekonomi. Ketergantungan terhadap dana transfer pusat perlahan harus dikurangi, dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditopang oleh SDM yang produktif dan berdaya saing.

‎“Peringatan HUT Kaltim bukan sekadar seremoni. Ini adalah refleksi sejauh mana kita menyiapkan masa depan daerah. SDM unggul adalah kunci Kaltim yang berdaulat dan mandiri,” tandasnya. (*Abi)



Pasang Iklan
Top