
Kepala DPMD Kukar Arianto.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan peluncuran Program RT Kukar Terbaik (RTKU Terbaik) yang akan menggelontorkan anggaran Rp 150 juta untuk setiap RT.
Program ini ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan hingga akhir Januari, setelah seluruh regulasi dinyatakan rampung.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum program tersebut telah difinalisasi dan disepakati lintas instansi, termasuk pengawasan dari pihak eksternal.
“Semua pihak sudah sepakat. Mulai dari BPD, BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat, sampai BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Intinya, penggunaan dana Rp150 juta per RT ini aman secara aturan dan tidak menyalahi ketentuan,” kata Arianto, Senin (5/1/2026).
RTKU Terbaik akan menggunakan skema landing anggaran di kecamatan, dengan perhitungan alokasi berdasarkan jumlah RT di masing-masing wilayah.
Seluruh dana kemudian disalurkan ke RT dengan sistem pengelolaan yang dikawal oleh pendamping berjenjang.
“Dana ada di kecamatan, tapi pelaksanaannya dikawal dari kabupaten sampai ke tingkat RT. Tidak ada yang berjalan sendiri,” tuturnya.
Arianto juga memastikan sisa anggaran tahun sebelumnya (SiLPA) tetap bisa dimanfaatkan desa pada tahun anggaran berikutnya, setelah laporan keuangan rampung disusun.
Sementara itu, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan, RTKU Terbaik merupakan program strategis untuk memastikan pemerintah hadir langsung di tingkat paling bawah.
“Setiap RT akan mengelola Rp 150 juta untuk menyelesaikan persoalan riil masyarakat. Anggaran diturunkan ke kecamatan dan disalurkan melalui mekanisme swakelola tipe empat,” kata Aulia.
Ia menambahkan, program ini telah melalui evaluasi ketat dari sisi kelembagaan, perencanaan anggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban.
“Ini bukan sekadar bagi-bagi anggaran. Ini instrumen pembangunan berbasis RT yang harus akuntabel,” tuturnya. (Dri)