Bupati Kukar Aulia Rahman Basri (Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyampaikan kondisi perekonomian Kukar terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.
Hal ini terlihat dari capaian pertumbuhan ekonomi daerah yang mengalami peningkatan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Aulia menjelaskan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi Kukar berada di angka 5,62 persen dan kembali meningkat menjadi 5,63 persen pada tahun 2025.
Capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi berbagai sektor unggulan, khususnya sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan.
"Produksi sektor pertanian dan peternakan kita juga mencatatkan angka yang signifikan. Produksi padi mencapai 105,16 juta ton, produksi daging dan telur sebesar 44,5 juta ton, serta produksi sektor perkebunan mencapai 4,03 juta ton," ujar Aulia.
Selain mendorong sektor riil, Pemerintah Kabupaten Kukar juga terus memperkuat akses permodalan bagi pelaku usaha melalui program Kredit Kukar Idaman.
Program ini merupakan fasilitas kredit tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan limit tertentu yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat.
Hingga tahun 2025, Kredit Kukar Idaman telah disalurkan sebesar Rp 52,78 miliar kepada 1.604 debitur.
Ke depan, Pemkab Kukar berencana meningkatkan plafon kredit hingga Rp 500 juta melalui pengembangan program Kukar Idaman Terbaik.
Di sisi kelembagaan ekonomi, Aulia menambahkan Pemkab Kukar telah menuntaskan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.
Saat ini, pemerintah daerah memfokuskan perhatian pada pembangunan infrastruktur pendukung koperasi tersebut.
"Target kita, infrastruktur pendukung Koperasi Merah Putih dapat rampung pada tahun 2026 sehingga koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di Kukar," tuturnya. (dri)