• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mencatat sejumlah capaian positif di bidang pendidikan sepanjang tahun 2025.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyampaikan pembangunan infrastruktur pendidikan, peningkatan akses layanan sekolah, serta dukungan terhadap program nasional menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Aulia mengemukakan, pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2024, jumlah ruang kelas baru yang dibangun tercatat sebanyak 57 unit.

Sementara itu hingga pertengahan tahun 2025, jumlahnya meningkat menjadi 92 ruang kelas.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan proses belajar mengajar berlangsung dengan nyaman dan layak bagi seluruh anak-anak di Kukar,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Selain sarana ruang belajar, Pemkab Kukar juga menyediakan dukungan transportasi sekolah melalui program Bus Sekolah, guna membantu mobilitas pelajar, khususnya di wilayah dengan akses terbatas.

Di sisi lain, sebanyak 214 sekolah di Kukar telah menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2025.

“Pemerintah daerah berkomitmen menyukseskan program nasional, salah satunya makan bergizi gratis. Kami ingin memastikan seluruh sekolah dan seluruh peserta didik di Kukar bisa merasakan manfaat program ini,” tutur Aulia.

Dalam upaya digitalisasi pendidikan, Pemkab Kukar juga mulai mendorong sekolah-sekolah untuk terhubung dengan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi.

Saat ini, satu sekolah telah terhubung langsung dengan Google, dan ke depan jumlah sekolah kandidat akan terus ditingkatkan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, mengakui masih terdapat sejumlah program pendidikan yang belum menjangkau seluruh sekolah di Kukar.

Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran serta belum meratanya sumber daya manusia.

“Namun kami akan terus berupaya secara bertahap memberikan fasilitas kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. Walaupun belum sepenuhnya, harapan kami bantuan ini dapat mendukung sekolah dan para guru dalam memberikan pembelajaran yang layak,” ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top