• Sabtu, 16 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto (Andri Wahyudi/KutaiRaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengakselerasi penerapan pembelajaran berbasis digital melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menyampaikan upaya digitalisasi pendidikan telah dilakukan secara bertahap, baik melalui dukungan pusat maupun inisiatif daerah.

Pemerintah pusat menyalurkan bantuan perangkat pembelajaran digital, seperti televisi layar lebar dan Electronic Flat Panel (EFP) ke sekolah-sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, yang kemudian diperkuat oleh program bantuan serupa dari pemerintah daerah sejak dua tahun terakhir.

"Digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mempermudah proses belajar mengajar di sekolah," kata Pujianto, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, penyediaan perangkat digital harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.

Maka itu, Disdikbud Kukar secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan peningkatan kompetensi guru agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

"Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga dan perguruan tinggi untuk menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan digitalisasi. Guru-guru dibekali kemampuan agar adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan," ujarnya.

Pujianto menambahkan, ke depan Disdikbud Kukar menargetkan pemerataan pembelajaran digital di seluruh satuan pendidikan.

Upaya tersebut juga didukung program pemerintah pusat lainnya, seperti bantuan pemasangan listrik dan penguatan akses internet sekolah, sehingga digitalisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Tenggarong, Sariani mengemukakan, penerapan sistem digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas sekolah, termasuk dalam pengelolaan perpustakaan.

"Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan. Pengelolaan data perpustakaan dilakukan secara rutin setiap bulan dan dievaluasi secara berkala. Dampaknya cukup signifikan terhadap minat dan akses siswa terhadap sumber belajar," tuturnya.

Dalam mendukung pembelajaran berbasis digital, SMPN 3 Tenggarong menyediakan 1.007 unit Chromebook yang dapat dipinjamkan kepada siswa tanpa biaya.

Sekolah juga telah memasang 44 papan tulis digital untuk menunjang proses belajar mengajar di kelas. (dri)



Pasang Iklan
Top