
Rilis Akhir Tahun 2025 Polres Kukar.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Menjelang akhir tahun 2025, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat kabar positif terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, angka kriminalitas di wilayah Kukar mengalami penurunan sebesar 6 persen dibandingkan tahun 2024. Hal ini disampaikan pada acara Rilis Akhir Tahun Polres Kukar, di Mapolres Kukar, Rabu (31/12/2025).
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menyampaikan, sejak awal tahun hingga saat ini, jajaran Polres Kukar terus menjalankan berbagai upaya secara menyeluruh, dimulai dari tindakan preemtif, preventif dan represif, dengan fokus utama pada pembatasan kriminalitas, pemberantasan peredaran narkoba, penanganan berbagai bentuk kejahatan, serta pengamanan agenda-agenda nasional.
"Secara garis besar, sepanjang tahun 2025 kami bekerja secara progresif. Fokus kami adalah menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, menekan angka kejahatan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar AKBP Khairul Basyar.
Berdasarkan data yang ditampilkan, banyak angka yang mengalami penurunan dibanding tahun 2024, seperti jumlah gangguan kamtibmas pada tahun 2025 tercatat sebanyak 655 kasus, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 698 kasus, yang mengalami penurunan 6 persen.
Selain itu, kasus peredaran narkoba juga menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Pada tahun 2025, Polres Kukar menangani 211 kasus narkoba, sementara pada tahun 2024 tercatat 266 kasus. Artinya, terjadi penurunan hingga 20 persen.
Di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), kondisi juga mengalami perbaikan. Jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat turun sebanyak 6 kasus, korban meninggal dunia berkurang 7 orang, dan korban luka berat menurun 9 orang. Namun demikian, untuk penindakan pelanggaran lalu lintas atau tilang justru mengalami kenaikan sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya, kini menjadi 552 penindakan.
Ia menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Kukar, serta dukungan dari instansi pemerintah lainnya dan seluruh masyarakat.
"Kami menyadari bahwa tahun 2026 kedepannya tantangannya akan semakin kompleks. Namun saya yakin, dengan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, seluruh masyarakat Kukar, serta dukungan media yang selalu menyajikan informasi akurat, kami optimis dapat terus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," tutupnya. (*zar)