• Sabtu, 16 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Antrian Pencairan Beasiswa PIP di Bank BRI Cabang Tenggarong.(Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Puluhan orangtua murid berbondong-bondong mendatangi Bank BRI Cabang Tenggarong sejak Rabu (24/12/2025) pagi.

Mereka rela mengantre demi mengaktifkan rekening sekaligus mencairkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui aspirasi Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Pencairan beasiswa PIP melalui Bank BRI telah dibuka sejak Senin, 21 Desember 2025, dan akan berlangsung hingga 31 Januari 2026.

Antrean yang ramai ini dipicu oleh momentum libur sekolah serta kekhawatiran masyarakat terkait batas waktu pencairan yang sempat disalahpahami hanya sampai akhir Desember.

Manajer Bank BRI Cabang Tenggarong, Yudi menjelaskan, proses aktivasi dan pencairan beasiswa PIP dapat dilakukan dengan persyaratan sederhana.

Orangtua atau wali murid cukup membawa surat keterangan aktif sekolah dari pihak sekolah, serta dokumen pendukung, seperti kartu pelajar, akta kelahiran, atau biodata murid.

"Rekomendasinya dari sekolah. Kalau sudah ada surat keterangan aktif sekolah, orangtua bisa langsung datang ke BRI untuk proses aktivasi sesuai SOP. Setelah aktif, pencairan bisa dilakukan. Kalau tidak diaktifkan sampai batas waktu, dananya akan kembali ke pemerintah," kata Yudi.

Ia menegaskan, masa pencairan telah diperpanjang hingga 31 Januari 2026, sehingga masyarakat tidak perlu terburu-buru atau berdesakan.

"Masih ada waktu, tidak perlu panik. Ramainya hari ini karena anak-anak sedang libur sekolah," tambahnya.

Yudi juga menyebutkan dalam satu hari, jumlah antrean bisa mencapai lebih dari 200 orang.

Kendati demikian, pencairan PIP tidak hanya dapat dilakukan di BRI Tenggarong, melainkan juga di sejumlah unit BRI lainnya di wilayah Kukar.

"Untuk jenjang SD dan SMP pencairannya melalui BRI, sementara SMA/SMK dan MAN melalui bank BNI. Kami hanya menyalurkan, untuk besaran bantuan berbeda-beda tergantung data dari pemerintah dan usulan sekolah,"ujarnya.

Sementara itu, salah satu orangtua murid, Aldawiyah, mengaku datang sejak pagi untuk mengaktifkan rekening beasiswa PIP anaknya.

Meskipun harus mengantre cukup lama, ia bersyukur prosesnya berjalan lancar.

"Alhamdulillah uangnya sudah masuk. Anak saya di SMP YPK 1 Tenggarong dapat beasiswa PIP Rp 370 ribu. Ini sangat membantu untuk keperluan sekolah," tuturnya.

Ia berharap program beasiswa PIP ke depan terus berjalan dengan baik dan seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka. (dri)



Pasang Iklan
Top