Jalan Poros Batuah alami penurunan.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Jalan poros KM 28 Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami penurunan.
Hal ini disebabkan adanya pergeseran tanah dan kondisi cuaca buruk.
Ketua RT 025 Desa Batuah, Idris mengatakan, penurunan jalan itu terjadi pada 21 Desember 2025.
Dan akses jalan itu juga nampak bergelombang serta arus lalu lintas hanya menggunakan satu lajur jalan secara bergantian.
"Memang wilayah ini rawan terjadi peristiwa longsor. Terlebih kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi," kata Idris kepada Kutairaya, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, akses jalan tersebut segera diperbaiki secara menyeluruh.Sehingga jalan itu tak mengalami pergeseran kembali.
Jalan itu merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah kabupaten/kota.
"Memang bagi pengendara mobil bisa melalui jalan tol, tapi bagi pengendara sepeda motor tetap melalui jalur poros Loa Janan," ucapnya.
Dia berharap, jangan sampai terjadi kecelakaan lalu lintas akibat penurunan jalan tersebut.
Sementara itu Camat Loa Janan, Heri Rusnadi membenarkan terjadi penurunan jalan poros Desa Batuah KM 28.
Penurunan jalan itu sekitar 10 cm, namun telah dipastikan mobilisasi masih berjalan dengan baik.
"Meskipun ada hambatan sedikit, karena memakai satu lajur secara bergantian. Tapi masih bisa dilalui," ujar Heri.
Ia belum menerima informasi secara detail terkait panjang jalan yang mengalami pergeseran.
Jika laporan itu telah lengkap, nantinya disampaikan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, untuk berhati-hati melintasi jalan tersebut. Bagi kendaraan mobil disarankan untuk melintasi jalur tol. Yang dikhawatirkan kendaraan berat bisa memperburuk keadaan," ucapnya.
Menanggapi hal ini, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti menjelaskan, jalan poros Desa Batuah KM 28 Kecamatan Loa Janan itu merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.
"Terkait penurunan jalan itu, kami belum mendapatkan informasi dari kecamatan. Jika sudah menerima informasi, maka akan dikoordinasikan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional," kata Linda. (ary)