
Technical Delegate Gubernur Cup, Edi Suyono.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Sebagai strategi dalam pembinaan atlet renang jangka panjang, telah diselenggarakan kejuaraan Renang Kaltim Open Tahun 2025 Gubernur Cup Kaltim V di Kolam Renang Putri Junjung Buyah, Tenggarong, Kabupaten Kukar.
Ajang ini berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Desember 2025, dan menjadi bagian dalam pembinaan atlet renang jangka panjang di Kalimantan Timur.
Karena Kejuaraan ini bersifat open, antusias dari peserta sangat tinggi. Kini telah tercatat klub-klub dari 7 provinsi di Indonesia yang mengikuti ajang tersebut.
Technical Delegate pertandingan, Edi Suyono menjelaskan, untuk ajang ini seluruh nomor lomba pastinya dipertandingkan, kecuali nomor estafet.
Kejuaraan ini mencakup tujuh kelompok umur (KU), mulai dari KU 6 sebagai kelompok usia paling dini hingga KU 1 dan kategori senior.
"Mulai dari kelompok umur 6, lalu 5, 4, 3, 2, 1, sampai senior. Total ada tujuh kelompok umur," ujar Edi pada Kutairaya.com di Tenggarong, Rabu (17/12/2025).
Kejuaraan Renang Kaltim Open tersebut telah menjadi agenda rutin yang masuk dalam kalender kejuaraan renang di Kalimantan Timur.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian multievent olahraga yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, dimana cabang olahraga renang ditempatkan di Tenggarong sebagai tuan rumah.
"Sebetulnya kegiatan antar klub seperti ini sudah sering dilaksanakan. Sebelumnya ada Kejurprov pada bulan Mei lalu Balikpapan Open pertama dan kedua. Tahun ini, renang menjadi bagian dari multievent Dispora dan kebetulan dilaksanakan di Tenggarong," tambahnya.
Ia juga menjelaskan, kejuaraan ini sempat menyesuaikan jadwal karena adanya agenda POPDA dan POPNAS.
Seleksi atlet dilakukan melalui POPDA, sebelum atlet mewakili daerah ke ajang POPNAS yang digelar di Jakarta. Setelah itu, barulah Kejuaraan Gubernur Cup Kaltim dilaksanakan.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari ini kini telah memasuki hari kedua, dengan antusias tinggi dari para atlet. Kehadiran peserta dari luar Kaltim dinilai dapat memberikan motivasi tersendiri bagi perenang Kaltim.
"Karena diikuti tujuh provinsi, atlet Kaltim jadi punya rival dari luar daerah. Ini bagus untuk menambah semangat dan pengalaman, apalagi sebagai persiapan menuju Porprov tahun depan," ungkapnya.
Ia menyebutkan, beberapa provinsi yang mengikuti kejuaraan ini selain Kaltim sebagai tuan rumah, terdapat Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, serta peserta dari wilayah Papua.
Untuk itu tujuan dari kejuaraan ini, pastinya dalam hal pembinaan atlet renang kedepannya. Dalam sambutan pembukaan, Ketua Dispora Kaltim juga menekankan, cabang olahraga renang merupakan cabang yang wajib selalu dipertandingkan, sama seperti cabang atletik.
"Renang ini cabang wajib, jadi ke depannya memang harus dibina secara serius. Mudah-mudahan dari ajang ini akan lahir atlet-atlet Kaltim yang bisa berprestasi dan meraih medali di tingkat nasional," pungkasnya. (*zar)