• Sabtu, 16 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kantor Desa Giri Agung.(Dok Desa Giri Agung)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pemerintah Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu, terus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui kolaborasi strategis antara Koperasi Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sinergi kedua lembaga ini dinilai mampu menghadirkan berbagai inovasi untuk mendorong tumbuhnya kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Kepala Desa Giri Agung, Supriyadi, menerangkan bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan ekonomi warga, sekaligus mengoptimalkan potensi desa melalui unit-unit usaha yang saling mendukung.

"Koperasi dan BUMDes kami arahkan agar tidak tumpang tindih. Koperasi menjalankan simpan pinjam dan kebutuhan pokok, sementara BUMDes bergerak di sektor pertanian, pengelolaan hasil panen, dan layanan lainnya. Dengan begitu, keduanya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujarnya Kamis (27/11/2025).

Salah satu rencana yang kini dipersiapkan adalah pendirian kios BBM desa di bawah pengelolaan Koperasi Merah Putih. Keberadaan kios tersebut diharapkan dapat menjamin ketersediaan bahan bakar serta mempermudah warga dalam mendapatkan BBM, tabung gas, maupun kebutuhan penunjang pertanian.

"Kami ingin memastikan warga tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh BBM dan LPG. Sementara untuk pupuk subsidi, distribusinya tetap melalui BUMDes dengan mengacu pada data RDKK agar tepat sasaran," jelasnya.

Di samping pembangunan ekonomi, Supriyadi juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Saat ini, Desa Giri Agung belum memiliki dokter maupun apotek, sehingga pemerintah desa terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk membuka akses layanan kesehatan dasar.

"Kita sedang mencari mitra yang dapat menyediakan tenaga medis dan obat-obatan. Ini kebutuhan mendesak karena masyarakat memerlukan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau," imbuhnya.

Ia berharap keberlanjutan kerja sama antara koperasi dan BUMDes dapat menjadi pijakan kuat bagi kemandirian desa, serta membuka peluang lapangan usaha baru bagi masyarakat.

"Sinergi keduanya kami yakini mampu memberi dampak besar bagi kesejahteraan warga, bukan hanya memperkuat ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tegas Supriyadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang terus dikembangkan Desa Giri Agung.

Menurutnya, integrasi antara BUMDes dan koperasi merupakan langkah tepat dalam memperluas sumber pendapatan desa sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mengelola potensi lokal.

"Kami sangat mendukung langkah Desa Giri Agung. Semoga usaha yang dijalankan dapat memberikan pemasukan bagi desa dan menjadi inspirasi bagi desa lain dalam membangun ekonomi berbasis kolaborasi,"pungkasnya. (dri)



Pasang Iklan
Top