
Pintu Masuk Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang. (Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara mengambil langkah pengetatan akses di area kompleks Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, sebagai upaya menjaga keamanan dan memastikan kualitas fasilitas tetap terjaga.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa sejumlah jalur masuk stadion kini ditutup secara terkontrol. Kebijakan ini diambil karena seluruh bangunan dan sarana di Stadion Aji Imbut merupakan aset berstandar nasional yang memerlukan biaya pemeliharaan cukup besar.
"Beberapa jalur masuk di area kompleks Stadion Aji Imbut memang kami lakukan penutupan. Langkah ini bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan, karena seluruh bangunan dan fasilitas di stadion berstandar nasional dan membutuhkan biaya perawatan yang cukup besar," ujarnya Selasa (25/11/2025).
Sebelum kebijakan tersebut diterapkan, Dispora Kukar telah menggelar sosialisasi dengan melibatkan kepala desa, pihak kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat. Ali menegaskan bahwa penutupan tersebut tidak bersifat absolut.
"Penutupan ini bukan berarti akses benar-benar ditutup total. Dalam kondisi darurat, masyarakat tetap bisa masuk dengan menghubungi petugas kami yang berjaga di lapangan," jelasnya.
Saat ini, jam operasional area stadion dibuka mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WITA. Pembatasan hingga malam hari ini menyesuaikan dengan keterbatasan jumlah personel keamanan akibat pengurangan anggaran.
"Kami mengalami keterbatasan jumlah petugas keamanan. Berkurangnya tenaga satpam membuat jangkauan pengamanan menyempit, sehingga beberapa akses perlu dikontrol lebih ketat," tambahnya.
Dispora Kukar juga mempertimbangkan penyesuaian jam operasional menjadi hingga pukul 22.00 WITA. Penyesuaian ini diharapkan membuat sistem pengawasan lebih efektif dan terarah.
Meski demikian, masyarakat tetap diberikan ruang untuk menggunakan fasilitas stadion di luar jam operasional, asalkan berkoordinasi dengan petugas yang bertugas. Ali juga mengapresiasi respons positif warga sekitar.
"Alhamdulillah, setelah sosialisasi, masyarakat di sekitar stadion memahami kondisi ini dan memberikan dukungan. Mereka tetap diberi kesempatan menggunakan fasilitas di atas jam operasional sepanjang berkoordinasi dengan petugas," pungkasnya. (adv/dri)