• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dispora Kutai Kartanegara



Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan, Dispora Kukar Dery Wardhana (Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara mulai merumuskan langkah pembinaan terpadu bagi remaja setelah munculnya sejumlah kasus yang memicu keprihatinan masyarakat. Pembinaan ini disiapkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Satpol PP Kukar dan KNPI.

Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, mengatakan bahwa fenomena perilaku remaja belakangan ini perlu mendapatkan penanganan serius. Karena itu, koordinasi lintas organisasi menjadi langkah awal untuk memastikan pembinaan berjalan lebih terarah.

"Kami melihat kondisi yang cukup serius terjadi di kalangan remaja. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami sudah berdiskusi dengan Satpol PP, khususnya Pak Rasidi, untuk melihat bentuk pembinaan yang paling tepat," ungkap Dery Selasa (25/11/2025).

Dispora Kukar juga melibatkan KNPI yang saat ini sedang menyusun program klinik remaja atau kesehatan remaja. Program ini dinilai sangat potensial sebagai landasan pembinaan yang menyentuh sisi kesehatan, tumbuh kembang, hingga kesiapan mental para remaja.

"Kami dan KNPI sedang membangun rencana kolaborasi. Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan pertemuan ‘ngopi bareng’ untuk membahas teknis kerja samanya, termasuk melibatkan beberapa organisasi lainnya," jelasnya.

Dery menilai, pembinaan yang komprehensif menjadi kebutuhan mendesak agar para pemuda tidak terjerumus pada perilaku berisiko. Ia menegaskan bahwa Dispora memiliki komitmen kuat untuk menyediakan ruang dan kegiatan positif bagi generasi muda.

"Kita ingin mencegah dampak buruk bagi generasi muda Kukar. Pemuda harus punya wadah untuk bergerak, berkegiatan positif, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Tetapi semua itu harus ditopang oleh kesehatan dan pembinaan yang memadai," ujarnya.

Melalui sinergi antara Dispora, Satpol PP, dan KNPI, Dery berharap pembinaan remaja di Kukar tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang sehat, produktif, dan berkarakter. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top