
Penggunaan Laptop sebagai alat penunjang Pembelajaran di SMPN 8 Muara Badak.(Foto:Indri)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan pentingnya penguatan literasi digital bagi pelajar sekolah dasar di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Hal itu ia sampaikan setelah menerima kunjungan edukatif dari sejumlah guru dan siswa yang tengah mempelajari pemanfaatan teknologi di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, kemampuan memahami dan menggunakan teknologi secara bijak menjadi kebutuhan dasar generasi masa kini. Ahmad Yani menilai bahwa sekolah harus mulai mempersiapkan murid-murid agar mampu menghadapi tantangan digital dengan kecakapan yang memadai.
"Anak-anak kita harus dibekali kemampuan literasi digital sejak dini. Mereka hidup di era teknologi, jadi harus tahu cara memanfaatkannya untuk hal positif, bukan hanya hiburan," ujarnya, Senin (24/11/2025).
Ia menyebut bahwa literasi digital tidak hanya soal penggunaan perangkat, tetapi juga pemahaman etika di ruang digital, keamanan data, serta kemampuan memilah informasi yang benar. Menurutnya, aspek ini penting agar pelajar tidak mudah terpapar informasi palsu atau konten negatif.
Ahmad Yani menambahkan bahwa DPRD Kukar siap mendukung program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi. Termasuk penyediaan sarana pendukung seperti jaringan internet sekolah dan perangkat pembelajaran yang memadai.
"Kalau sekolah sudah siap mengajarkan literasi digital, maka pemerintah daerah dan DPRD harus hadir memastikan fasilitasnya juga tersedia. Ini investasi untuk masa depan," jelasnya.
Ia menilai bahwa penguatan literasi digital akan membuka lebih banyak peluang belajar bagi anak-anak, mulai dari akses materi pembelajaran interaktif, kompetisi digital, hingga kreativitas di bidang teknologi. Menurutnya, hal ini dapat mendorong lahirnya generasi inovatif di Kukar.
Selain itu, Ahmad Yani menekankan pentingnya pelatihan bagi guru agar mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam metode pembelajaran. Guru, katanya, memiliki peran kunci dalam membimbing siswa menggunakan teknologi secara produktif.
"Guru juga harus kita dukung. Mereka perlu pelatihan agar bisa memadukan teknologi dengan pembelajaran di kelas. Anak-anak pasti lebih cepat menangkap materi dengan cara seperti itu," tuturnya.
Ia berharap seluruh sekolah di Kukar terus meningkatkan kualitas literasi digital dan menjadikan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran yang positif dan aman. Dengan demikian, pelajar di Kukar dapat tumbuh menjadi generasi yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan zaman. (adv)