
Pameran Produk Disperindag Kukar.(Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com ): Kiprah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengembangkan produk-produk lokal terus mendapat dukungan penuh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah menjelaskan, pihaknya siap mengawal dan mendukung berbagai kegiatan Dekranasda agar mampu mengangkat derajat para perajin lokal hingga ke pasar global.
"Kami akan terus mengawal dan mendukung setiap kegiatan Dekranasda. Seperti pesan Bapak Bupati, dukungan harus diberikan dari hulu, pesisir, hingga ke hilir. Itu akan menjadi perhatian kami dalam mensukseskan program Dekranasda ke depan," ujar Sayid, belum lama ini.
Ia mengatakan, Disperindag Kukar konsisten menjalankan pembinaan kepada para pelaku usaha, memberikan bantuan peralatan, serta memperkuat aspek edukasi dan pemasaran.
Menurutnya, kunci utama keberlanjutan industri kerajinan lokal terletak pada kemampuan menjual produk secara luas.
"Kalau produk-produk Dekranasda laku di pasaran, otomatis anak-anak muda akan tertarik ikut terjun. Mereka melihat bahwa usaha orangtua mereka bisa jadi sumber penghasilan yang menjanjikan," ucapnya.
Selain aktif membina, Disperindag juga rutin membawa pelaku UMKM mengikuti pameran di berbagai daerah.
Upaya ini menjadi ajang promosi sekaligus motivasi bagi generasi muda agar bangga dengan produk lokal Kukar.
Menariknya, sejumlah produk kerajinan khas Kukar kini mulai dikenal di mancanegara.
Meskipun belum masuk dalam kategori ekspor besar, namun banyak perajin yang sudah melayani pesanan dari luar negeri melalui penjualan daring.
"Sekitar 80 persen perdagangan sekarang ini dilakukan secara online. Banyak pelaku usaha kita menjual lewat Facebook atau Instagram, dan mereka punya pelanggan dari Malaysia, Filipina, sampai Vietnam. Jadi, meski belum ekspor kontainer, produk kita sudah menembus pasar internasional," kata Sayid.
Produk-produk unggulan yang diminati, antara lain mandau, ukiran kayu, manik-manik khas Dayak, dan tas anyaman, yang semuanya mencerminkan kekayaan budaya lokal Kukar.
Sementara itu, Perajin Ulap Doyo Pokant Takaq Rojiki mengaku bangga dan berterima kasih atas peran Dekranasda dan Disperindag yang terus memberikan ruang bagi perajin lokal untuk berkembang.
"Kami sangat terbantu dengan kegiatan Dekranasda. Lewat pameran dan pendampingan, produk kami semakin dikenal dan pemasaran juga makin luas," ucapnya. (dri)