
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar Dery Wardhana. (Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang digagas oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kukar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dispora Kukar berharap gerakan ini menjadi langkah nyata dalam melindungi pemuda dari bahaya narkoba.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada GAMKI Kukar atas inisiatifnya menggelar kegiatan sosialisasi anti-narkoba. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting karena melibatkan langsung kalangan muda, pelajar, dan mahasiswa dalam upaya pencegahan.
“"iat ini merupakan inisiatif positif dari GAMKI yang berkolaborasi dengan BNN Provinsi Kaltim. Kami dari Dispora Kukar tentu sangat mengapresiasi langkah ini, karena pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama," ujarnya Rabu (5/11/2025).
Dery menambahkan, Dispora Kukar juga secara rutin melaksanakan kegiatan serupa di berbagai kecamatan. Program ini dijalankan bersama KNPI tingkat kecamatan sebagai bentuk sinergi dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Kukar.
"Dispora Kukar memiliki program sosialisasi yang kami laksanakan secara bergilir di kecamatan-kecamatan dengan potensi kasus narkoba yang tinggi. Sementara kegiatan GAMKI dan BNN lebih menyasar lingkungan kampus dan pelajar. Jadi ini bentuk kolaborasi yang saling melengkapi," jelasnya.
Dery juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Polres Kutai Kartanegara, kasus penyalahgunaan narkoba menunjukkan tren penurunan.
"Pada tahun 2024 tercatat sekitar 224 kasus, sedangkan hingga Oktober 2025 turun menjadi 153 kasus. Ini menunjukkan adanya kemajuan berkat intensnya kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan berbagai pihak, termasuk Dispora dan organisasi kepemudaan," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Kukar Rian Tri Saputra turut memberikan apresiasi kepada GAMKI Kukar yang menjadi inisiator kegiatan tersebut. Menurutnya, pemberantasan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.
"Kami sangat mengapresiasi langkah GAMKI Kukar yang menggandeng BNN dan STT Tenggarong dalam sosialisasi ini. Narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau penegak hukum, tetapi tanggung jawab kita semua. Pemuda, karang taruna, dan organisasi kepemudaan harus ikut berperan dalam pencegahan sejak dini," tegas Rian.
Ia menambahkan, penting bagi pemuda untuk saling menjaga dan mengawasi lingkungan sekitar agar tidak ada ruang bagi peredaran narkoba. "Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan. Karena itu, kami berharap kolaborasi antara Dispora, BNK, KNPI, Karang Taruna, dan organisasi kepemudaan lainnya terus berjalan agar perang melawan narkoba ini benar-benar bisa dimenangkan," pungkasnya. (adv/dri)