• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dispora Kutai Kartanegara



Pelaku UMKM di Tenggarong (Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Upaya mencetak generasi muda yang mandiri secara ekonomi terus dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar). Tahun 2025, Dispora Kukar menegaskan arah programnya untuk memperkuat sektor kewirausahaan pemuda melalui serangkaian pelatihan, pendampingan, hingga fasilitasi usaha yang berorientasi pada kemandirian jangka panjang.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardana, mengatakan bahwa program tahun ini lebih fokus kepada pembinaan wirausaha muda yang baru merintis usaha. Pendekatan tersebut, menurutnya, bertujuan agar pelaku usaha pemula dapat memahami dasar-dasar bisnis dan mampu mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

"Kami ingin para wirausaha muda di Kukar tidak hanya bisa memulai, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang. Karena itu, fokusnya pada penguatan manajemen dan perencanaan usaha sejak awal," ungkap Derry.

Berbagai pelatihan telah digelar di beberapa kecamatan dengan materi seputar manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga digitalisasi usaha. Para peserta juga difasilitasi untuk mengidentifikasi potensi wilayahnya agar usaha yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.

"Kami bantu mereka memetakan minat dan arah usahanya, apakah di sektor kuliner, jasa, atau produk kreatif. Dengan begitu, usaha mereka bisa lebih fokus dan berkelanjutan," tambahnya.

Dispora Kukar juga memiliki inovasi tersendiri dalam mendukung pelaku usaha muda melalui Program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga melakukan pendampingan intensif selama satu hingga dua tahun untuk memantau perkembangan usaha peserta.

"Kami tidak langsung memberikan bantuan fisik. Peserta harus melalui tahapan klinik terlebih dahulu agar kami bisa memastikan kesiapan mereka. Setelah itu baru diberikan dukungan sesuai kebutuhan," jelas Derry.

Sejak 2022, program kewirausahaan Dispora Kukar telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 2.000 pelaku UMKM di berbagai kecamatan. Derry menegaskan, istilah “mitra” dipilih karena program ini dibangun atas dasar kolaborasi, bukan pembinaan satu arah.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan para pelaku usaha ini yang membuat program kewirausahaan di Kukar terus berkembang," tegasnya.

Dispora Kukar optimistis, lewat pembinaan yang berkelanjutan dan pendekatan yang humanis, akan lahir wirausaha muda yang kreatif, tangguh, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal menuju Kukar yang mandiri dan berdaya saing. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top