• Selasa, 03 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto.(Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pada tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan memfokuskan pembangunan sarana prasarana (sarpras) untuk 3 hal utama, yaitu toilet, rehabilitasi ruang belajar, dan pembangunan ruang kelas baru untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD(.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas PAUD melalui pemenuhan sarpras.

"Pembangunan sarpras di bidang PAUD, insyaallah dari sisi perlengkapan belajar sudah cukup. Nah, yang sekarang kami dorong sesuai dengan program Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati adalah pemenuhan sarana dan prasarana sekolah. Fokusnya ke toilet, rehab ruang belajar, dan ruang kelas baru," kata Pujianto, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, di tahun 2025 pembangunan sarpras sudah cukup merata, meliputi pembangunan pagar, toilet, ruang kelas baru, dan halaman sekolah, sedangkan fokus tahun depan akan diarahkan lebih spesifik pada tiga kebutuhan utama tersebut.

Langkah ini sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKP) untuk memperkuat kualitas pendidikan dasar di Kukar.

Lebih lanjut, Pujianto mengemukakan usulan pembangunan sarpras berasal dari berbagai jalur, mulai dari inisiatif Disdikbud, usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), hingga aspirasi anggota dewan.

Semua usulan tersebut akan dipertimbangkan berdasarkan skala prioritas dan urgensi kebutuhan di lapangan.

"Yang belum terakomodasi masih cukup banyak, terutama dari PAUD swasta. Mereka harus mengajukan proposal, dan kamipun menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Jadi tetap kami utamakan yang paling mendesak dan berdampak luas," tuturnya.

Pujianto menambahkan, hingga saat ini terdapat sekitar 572 lembaga PAUD di Kukar, dengan 35 di antaranya berstatus swasta.

Pemerintah daerah terus berupaya agar seluruh lembaga tersebut mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan memadai.

"Harapan kami, pemenuhan sarpras ini bisa mewujudkan PAUD yang bermutu. PAUD yang bermutu tentu didukung oleh sarana dan prasarana yang baik. Kalau sekolahnya bagus, anak-anak nyaman belajar, guru juga nyaman mengajar, dan proses pembelajarannyapun akan lebih berkualitas," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top