• Selasa, 03 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPMD Kutai Kartanegara



Launching Toko PKK Cahaya Kumala TP PKK Kukar.(Dok. DPMD Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kukar terus berupaya memperkuat hilirisasi hasil produk Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah.

Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Ahmad Irji’i, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap inisiatif Ketua TP PKK Kukar, Andi Deescha Pravidhia Aulia, yang juga merupakan Ibu Bupati Kukar.

“Ibu Ketua PKK mengambil langkah strategis dengan membentuk Rumah PKK Kabupaten Kukar sebagai wadah koordinasi dan promosi produk-produk unggulan pelaku UKM di daerah. Melalui rumah ini, kita ingin memperkuat pemasaran hasil karya masyarakat, baik secara langsung maupun daring,” ujar Irji’i Senin (13/10/2025).

Rumah PKK Kukar nantinya akan menjadi pusat kegiatan bagi TP PKK di tingkat kecamatan dan desa. Para ketua PKK kecamatan akan dikoordinasikan untuk memanfaatkan rumah tersebut sebagai tempat memperkenalkan produk-produk UKM lokal kepada tamu atau pembeli dari luar daerah.

“Dengan adanya wadah ini, proses percepatan perdagangan dan penjualan produk UKM di Kukar dapat berjalan lebih optimal. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak protokoler sekretariat dan sepakat bahwa program ini sangat penting bagi penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, sektor UKM, khususnya di bidang kuliner dan kerajinan tangan, saat ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Karena itu, Bupati Kukar melalui Ketua TP PKK berinisiatif membentuk Rumah UKM agar para pelaku usaha, terutama ibu-ibu PKK, memiliki ruang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengembangkan potensi usahanya.

Langkah ini juga sejalan dengan program unggulan pemerintah daerah “Kukar Idaman Terbaik”, yang menekankan penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Produk-produk yang akan ditampilkan di Rumah UKM sangat beragam, mulai dari hasil kerajinan tangan, busana khas daerah, hingga aneka olahan kuliner rumahan. Beberapa produk yang telah ditampilkan sebagai contoh di antaranya baju dan rompi hasil kerajinan lokal, manik-manik khas Kutai, serta berbagai makanan ringan hasil produksi rumah tangga.

Ke depan, DPMD Kukar berencana memperluas jangkauan program ini ke 18 kecamatan melalui pertemuan koordinatif bersama seluruh pelaku UKM dan pengurus PKK. Harapannya, seluruh pelaku usaha kecil di Kukar dapat terakomodasi dan memiliki akses promosi yang lebih luas.

“Rumah UKM Kukar ini diharapkan menjadi pusat informasi, promosi, sekaligus etalase utama hasil karya masyarakat Kutai Kartanegara. Tidak hanya untuk tamu lokal, tetapi juga bagi pengunjung dari luar daerah yang ingin mengenal lebih dekat potensi ekonomi kreatif di Kukar,” pungkas Ahmad Irji’i. (Dri/Adv)



Pasang Iklan
Top