• Selasa, 03 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPMD Kutai Kartanegara



Kegiatan Pelatihan 6 SPM Posyandu di Desa Loa Janan Ulu.(Pemdes Loa Janan Ulu)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com):Pemerintah Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui pelatihan peningkatan kapasitas kader posyandu, yang kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kegiatan yang digelar belum lama ini diikuti oleh 144 kader dan pengurus posyandu dari total 304 kader yang tersebar di 16 posyandu di wilayah Desa Loa Janan Ulu. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat peran kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Desa Loa Janan Ulu, Supario, mengatakan, jumlah peserta masih terbatas karena menyesuaikan kemampuan anggaran yang bersumber dari APBDes tahun 2025. Namun, pihaknya menargetkan pelatihan serupa dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya agar seluruh kader mendapatkan pemahaman yang sama mengenai enam SPM.

"Setiap posyandu memiliki 19 pengurus, dan pelatihan ini baru bisa diikuti sebagian. Kami berharap di tahap berikutnya seluruh kader dapat ikut, agar pemahaman tentang SPM ini merata," ujar Suparyo, Sabtu (11/10/2025).

Ia menjelaskan, 16 posyandu yang beroperasi di Desa Loa Janan Ulu melayani 36 Rukun Tetangga (RT), dengan cakupan pelayanan 1 hingga 3 RT per posyandu. Pembagian wilayah ini disesuaikan dengan jarak antarpermukiman dan kepadatan penduduk di masing-masing RT.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi tentang enam Standar Pelayanan Minimal, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, perumahan dan kawasan permukiman, ketenteraman dan ketertiban umum, sosial, serta pemberdayaan masyarakat.

"Kalau dulu posyandu lebih banyak berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekarang perannya jauh lebih luas. Kader posyandu juga berperan dalam mendukung berbagai bidang pelayanan dasar lainnya," jelasnya.

Suparyo berharap, dengan bertambahnya wawasan dan keterampilan para kader, pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa akan semakin baik. Ia menilai, kader posyandu merupakan bagian penting dari sistem pelayanan publik karena mereka yang paling dekat dengan warga dan memahami kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Saya sampaikan saat pembukaan, kader posyandu adalah garda terdepan pelayanan di desa. Mereka yang pertama tahu masalah di masyarakat dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah desa dalam menyampaikan program dan layanan," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Loa Janan Ulu berkomitmen menjadikan posyandu sebagai pusat layanan terpadu desa, yang tidak hanya melayani bidang kesehatan, tetapi juga menjadi media komunikasi dan kolaborasi masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan desa. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top