• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPMD Kutai Kartanegara



Flayer Pemenang Penilaian BUMDes/BUMK Tingkat Kaltim 2025.(Dok. DPMD Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kabar gembira datang dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) binaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar sukses menorehkan prestasi pada ajang penilaian BUMDesa/BUMK Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025.

BUMDes Pelangi Muai dari Desa Muai meraih juara pertama kategori pengelolaan keuangan dan aset, sedangkan Citra Sejahtera Desa Santan Ulu berhasil membawa pulang juara dua kategori inovasi terbaik.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan pencapaian ini bukan hanya kemenangan bagi desa bersangkutan, tetapi juga gambaran bahwa BUMDes di Kukar mampu bersaing dan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

“Prestasi ini membuktikan bahwa BUMDes di Kukar semakin berkembang. Pelangi Muai dan Citra Sejahtera adalah contoh nyata bahwa pengelolaan usaha desa bisa dilakukan secara profesional dan berdaya saing,” jelasnya Senin (29/9/2025).

Menurut Arianto, setiap tahun Kukar selalu berpartisipasi dalam penilaian BUMDes tingkat provinsi. Hasilnya pun konsisten membanggakan, bahkan beberapa BUMDes sudah langganan masuk dalam tiga besar. Tahun ini selain Pelangi Muai dan Citra Sejahtera, BUMDes Bersinar Desaku dari Muara Enggelam serta Payang Sejahtera dari Sungai Payang juga masuk nominasi.

“Alhamdulillah, Kukar tidak pernah absen dari daftar pemenang. Ini menandakan desa-desa di Kukar punya kreativitas dan inovasi tinggi untuk mengelola potensi desanya,” tambah Arianto.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan BUMDes bukan hanya dilihat dari lomba atau penilaian, melainkan dari sejauh mana dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karena itu, DPMD Kukar terus mendorong agar BUMDes lebih fokus pada keberlanjutan usaha, penguatan SDM, serta tata kelola yang transparan.

“Yang terpenting adalah bagaimana hasil usaha BUMDes bisa meningkatkan ekonomi warga dan menjadikan desa lebih mandiri,” tegasnya.

Terkait peluang melangkah ke ajang nasional, Arianto menuturkan bahwa keputusan ada di tangan Pemerintah Provinsi Kaltim. Namun, ia memastikan dua BUMDes unggulan dari Kukar siap menjadi wakil daerah jika mendapat kepercayaan tersebut.

Dengan capaian ini, BUMDes di Kukar diharapkan semakin menjadi teladan dalam pengelolaan usaha desa. Prestasi bukan lagi tujuan akhir, melainkan pijakan menuju kemandirian ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat desa. (Dri/Adv)



Pasang Iklan
Top