• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani bersama warga Desa Bakungan.(Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG, (Kutairaya.com): Warga Desa Bakungan mengeluhkan terkait pembatasan terhadap pembentukan kelompok perikanan oleh pemerintah setempat.

Salah satu warga Bakungan Irma Wati mengatakan, kaum perempuan menginginkan aktivitas yang bisa menumbuhkan perekonomian. Sehingga Ibu Rumah Tangga berinisiatif untuk membentuk kelompok perikanan.

"Ketika kami ingin mengajukan pembentukan kelompok, tapi ada pembatasan kelompok yang disebabkan karena sudah terlalu banyak,"katanya, saat bertemu dengan Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani dalam agenda reses atau serap aspirasi, Rabu (6/8/2025), di Desa Bakungan.

Para warga di Desa Bakungan bingung dan pasrah tak ada aktivitas yang menghasilkan. Jika melamar disuatu perusahaan pastinya harus memenuhi kualifikasi.

Persoalan tersebut menjadi perhatian bagi Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani.

Menurut Ahmad Yani, pembentukan kelompok perikanan ini seharusnya terbuka, bukan dibatasi, selagi memenuhi persyaratan. Hal ini untuk pemerataan dalam pembentukan kelompok itu lebih adil.

"Lebih banyak kelompok ini lebih bagus, artinya lebih banyak dibantu. Jadi tak hanya kelompok perikanan saja, tapi kelompok lainnya juga termasuk UMKM," jelas Ahmad Yani.

Tak hanya bantuan secara fisik, tapi juga dengan adanya kelompok bisa memanfaatkan program bantuan permodalan melalui Kredit Kukar Idaman. Sementara jika tidak ada kelompok, pemerintah akan mengalami kesulitan dalam penyaluran bantuan.

"Dengan adanya kelompok, sama juga bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung atau menumbuhkan perekonomian, terlebih menyasar kepada Ibu Rumah Tangga," tuturnya.

Pihaknya juga akan mengundang sejumlah perusahaan khususnya yang di Bakungan, untuk dapat melibatkan kaum perempuan untuk dipekerjakan menjadi karyawan.

"Ini harus dipikirkan, supaya bisa mengakomodir masyarakat lokal. Bukan yang diterima masyarakat dari luar, tapi masyarakat lokal sendiri yang butuh pekerjaan malah tidak direkrut," ucapnya.

Dirinya berharap, perusahaan yang beroperasi di Bakungan baik sektor pertambangan, perkebunan, perikanan bisa menerima masyarakat lokal. (ary)



Pasang Iklan
Top