• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Bak atau Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Jalan Gunung Belah.(Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Budaya masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim. Berdasarkan pantauan media Kutairaya.com di sejumlah ruas jalan di kota Tenggarong, terdapat tumpukan sampah di luar dari bak sampah yang telah disediakan, bahkan masyarakat membuang sampah juga dipinggir jalan yang lokasinya tak jauh dari bak sampah itu.

Salah satu warga Gunung Belah Kelurahan Loa Ipuh Heriyanto mengatakan, masyarakat membuang sampah itu tak pada tempatnya hingga di pinggir tepi jalan raya.

"Padahal disitu sudah ada tempat sampah, tinggal turun sebentar dan sampahnya dimasukan ke dalam bak. Tapi kenyataannya masyarakat, tak mau turun dari kendaraannya ketika membuang sampah," kata Heriyanto pada Kutairaya, Rabu (23/7/2025).

Ia mengaku merasa terganggu atas aroma tak sedap yang ditimbulkan dari sampah itu. Jika sampah itu dibuang atau dimasukan ke bak sampah, maka aroma tak sedap itu tak terlalu tercium.

"Ini diperlukan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah dan juga pemerintah daerah melakukan penataan bak sampah dengan baik, sehingga tak terkesan kumuh,"akunya.

Menurutnya, jika masyarakat tak membuang sampah pada tempatnya, yang dikhawatirkan sampah itu akan tercecer atau terjatuh ke dalam parit. Hal ini memberikan dampak lebih besar ditengah lingkungan masyarakat seperti banjir bahkan tak baik bagi kesehatan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar Taufik menjelaskan, memang kesadaran masyarakat masih kurang dalam membuang sampah pada tempatnya. Permasalahan sampah ini menjadi tanggung jawab bersama, terlebih keterlibatan masyarakat terhadap membuang sampah pada tempatnya.

"Kita sudah menyediakan bak sampah, seharusnya sampah itu di masukan ke bak sampah. Buka dibuang di depan, di samping bak sampah," jelas Taufik.

Pihaknya juga mengerahkan petugas kebersihan di jalan setiap pagi, untuk membersihkan sampah yang berserakan. Dan truk sampah yang aktif mengangkut dan membuang sampah ke TPA.

"Untuk mengatasi persoalan sampah, masyarakat juga bisa memilah sampahnya yang bernilai ekonomis. Sehingga sampah rumah tangga yang dibuang tak menumpuk di bak sampah," pungkasnya. (ary)

Pasang Iklan
Top