• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kegiatan Bersih Dusun di Kecamatan Loa Kulu (Istimewa)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Masyarakat di Kecamatan Loa Kulu masih menjunjung tinggi tradisi yang telah ada sejak lama di daerahnya. Salah satunya tradisi bersih desa dan sedekah bumi sebagai warisan leluhur. Tradisi ini berasal dari Jawa yang terus di lestarikan di Tanah Kutai.

Dengan masyarakat majemuk, dari suku Jawa yang masih banyak melestarikan adat istiadat ini. Rasa kebersamaan dan gotong royong terus terjalin dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat yang ada di Loa Kulu.

Ada beberapa desa yang masih melestarikan tradisi sedekah bumi dan bersih desa ini. Seperti di Desa Jembayan Tengah yang setiap tahunnya melaksanakan tradisi tersebut.

Kepala Desa Jembayan Dalam Masnur mengatakan bahwa tradisi adat dan budaya terus dilestarikan oleh masyarakat Jembayan Tengah melalui kegiatan Sedekah Bumi dan Bersih Dusun yang digelar di Dusun II Tudungan, Desa Jembayan Tengah, pada Rabu (9/7/2025) kemarin.

"Tradisi ini tetap terjaga berkat tokoh masyarakat yang solid dan kompak Dalam memajukan tradisi turun temurun ini khususnya adat Jawa." ujarnya Kamis (10/7/2025).

Sedekah bumi ini adalah bentuk rasa syukur kepada sang pencinta atas keberkahan yang diberikan selama ini, terutama di hasil pertanian. Dan pemerintah selalu mensupport setiap pelaksanaan seperti ini.

Sementara di Desa Loa Kulu Kota, juga ikut melestarikan adat istiadat serupa di Dusun Jawa Baru. Kepala Desa Loa Kulu Kota, mengungkapkan bahwa di wilayahnya masyarakat tetap menjaga tradisi bersih desa.

Selain sebagai wujud pelestarian adat dan tradisi, juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Rangkaian acara diisi dengan kerja bakti lingkungan, doa bersama.

"Bersih desa seperti ini sangat baik untuk dilestarikan, karena selain menjaga nilai adat istiadat, juga dapat mempersatukan masyarakat." ungkapnya.

Sementara itu Camat Loa Kulu Ardiansyah mengakui bahwa di Loa Kulu masih banyak budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat. Upaya ini tentu sangat bagus sekali untuk memupuk kebersamaan masyarakat sekitar.

"Kami berharap kegiatan adat istiadat seperti ini tetap dipertahankan, bukan hanya di desa tertentu saja tapi di seluruh desa di Loa Kulu. Dan kami siap mendukung kegiatan tersebut agar berjalan dengan lancar." tutupnya. (dri)



Pasang Iklan
Top