• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Produk kerajinan tangan miniatur hasil karya Sofyan Nor (Foto: Achmad Rizki/Kutairaya).


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Seorang warga asal Dusun Bensamar Kelurahan Loa Ipuh Darat Kecamatan Tenggarong, terus mengembangkan kreativitas menggunakan bahan bahan bekas, menjadi produk kerajinan tangan atau handmade.

Ia bernama Sofyan Nor yang kesehariannya sebagai petani atau pekebun yang memulai memanfaatkan barang bekas menjadi kerajinan sejak tahun 2000 lalu. Kerajinan itu berupa sejumlah miniatur, dari berbahan dasar stik es krim.

"Tidak semua sampah atau bahan bekas tak memiliki nilai ekonomis, jika bahan bekas itu dimanfaatkan dengan maksimal, maka memiliki nilai jual yang lumayan," kata Sofyan Nor pada Kutairaya, di Dusun Bensamar, Sabtu (5/7/2025).

Pembuatan kerajinan miniatur dari stik es krim harus memerlukan kesabaran dan ketelitian,serta konsep yang matang membuat hasil kerajinan itu bisa maksimal. "Sebelum membuat kerajinan itu harus memahami konsep dan memulai dari kerangkanya seperti apa," ucapnya.

Pembuatan kerajinan merupakan peluang, untuk meningkatkan perekonomian dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Produk kerajinan yang telah dibuat ialah miniatur rumah kutai, rumah upin dan ipin, hingga kakbah. Harga jual mulai dari Rp150 ribu hingga Rp2 juta, tergantung tingkat kesulitannya.

"Harga kerajinan itu dimulai dari 150 ribu hingga 2 juta rupiah. Harga itu menyesuaikan dengan tingkat kerumitan dalam pembuatan produk," ujarnya.

Produk tersebut telah dipasarkan ke sejumlah Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur (Kaltim). Konsumen sangat tertarik dengan produk kerajinan ini. Namun yang menjadi kendala saat ini, produk itu belum dikenal secara luas.

Untuk memperkenalkan produk kerajinan ini, perlu peran pemerintah daerah. Pemerintah daerah dapat mempromosikan produk ini ke luar daerah atau dipamerkan ke dalam event pemerintah daerah.

"Sementara sudah pernah dilibatkan untuk berjualan di dalam event, salah satunya event kebudayaan atau kesenian yang digelar di Dusun Binsamar beberapa waktu lalu," jelasnya.

Selain dilibatkan ke dalam event, pihaknya meminta untuk dapat difasilitasi stand khusus dalam memasarkan produk tersebut. Semoga kendala ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.
Bagi pihak yang berminat untuk dibuatkan miniatur yang menarik bisa hubungi Whatsapp : +62 852-5043-1500. (ary)
(ary)



Pasang Iklan
Top