• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Novi Mafudhatul pengusaha tahu di Desa Perjiwa.


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dari kenikmatan tahu dan tempe yang biasanya masyarakat konsumsi, terdapat seseorang yang menekuni usaha produksi tahu dan tempe, 10 tahun lamanya. Yaitu Novi Mafudhatul Adawiyah pemilik pabrik tahu dan tempe di Jalan Perjiwa,Desa Teluk Dalam,Kecamatan Tenggarong Seberamg,Kutai Kartanegara.

"Saya mulai usaha dari tahun 2015, awalnya hanya membuat tempe saja,tapi telah berkembangnya usaha ini akhirnya memproduksi tahu juga,"ujarnya mengawali pembicarannya dengan wartawan Kutairaya, Senin (30/6/2025).

Dalam setiap kali produksi, dapat mengahabiskan sekitar 50 hingga 60 kg kedelai dan dapat menghasilkan 10 bak tahu dan tempe ."Biasanya setiap kali produksi kami membutuhkan 50 kg, "ucapnya

Ia mengatakan untuk membuat tempe dan tahu memerlukan kedelai yang berkualitas, untuk harga kedelai saat ini mencapai Rp550 ribu perkarung, dengan berat 50 kg.

Dalam proses produksi tahu,ia menjelaskan bahwa kedelai harus ditakar terlebih dulu,kemudian direndam sekitar satu sampai satu setengah jam, lalu digiling. Setelah itu, sari kedelai dimasak menggunakan mesin uap agar kualitas tahunya bagus. "Kalau bahan kedelainya tidak bagus, nanti tahu bisa hancur atau tidak bagus," tambahnya.

Setelah proses perebusan, sari kedelai diperas, lalu dicetak menjadi tahu, dipotong-potong, dan direndam dalam bak air.Semua proses ini dikerjakan dalam satu hari ."Kami memerlukan waktu sekitar 7 jam untuk setiap kali produksi tahu,tidak sampai malam kecuali banyak pesanan," katanya.

Untuk harga tahu dan tempe yang diproduksi cukup bervariasi,seperti harga tempe dimulai dari harga Rp2 ribu sampai Rp10 ribu perbungkus."Sementara itu untuk harga tahu dimulai dari 120 ribu per bak,tapi semisal yang permintaan konsumen yang lebih besar beda lagi harganya nanti kita sesuaikan,"sebutnya.

Ia mengaku pendapatan akhir akhir ini mulai menurun dikarenakan sepinya pembeli dari pedagang di pasar,."Kalau hasil pendapatan bersihnya sekitar Rp3 juta,kalo dulu sampai puluhan juta tapi sekarang sudah menurun,"pungkasnya.

Ia berharap usahanya bisa terus berjalan dan berkembang, "Mudah-mudahan pelanggann kami terus bertambah lagi, usahanya lancar,"tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top