• Sabtu, 06 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Para penyandang disabilitas saat berkunjung ke salah satu stan perusahaan)


Samarinda (KutaiRaya.com) - Harapan terpancar jelas di wajah Ismail Sukardi, pria 30 tahun asal Samarinda, yang turut hadir dalam gelaran Job Fair Samarinda 2025 di Hotel Mercure, Kamis pagi (26/06/2025).

Ia datang bersama sejumlah anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Samarinda, membawa semangat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Bersama teman-teman komunitas juga tadi,” ujar Ismail.

Meski telah menyambangi beberapa stan perusahaan, hingga siang hari Ismail belum berhasil memperoleh posisi yang sesuai. Ia mengaku seluruh kuota yang tersedia di tempat yang dituju telah penuh.

“Semua tadi yang didatangi kuotanya penuh untuk stabilitas,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa perusahaan memang terbuka terhadap pelamar disabilitas. Namun, terbatasnya kuota membuat banyak peserta seperti dirinya belum mendapatkan hasil yang diharapkan.

“Memang ada perusahaan yang menerima disabilitas, tapi karena penuh saja,” tambahnya.

Hingga kini, Ismail masih terus mencari tempat kerja yang sesuai dengan kemampuannya dan berharap ke depan durasi serta kapasitas kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan, agar semua pencari kerja memiliki peluang yang lebih luas, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

“Kami berharap dapat tempat bekerja yang sesuai dengan keadaan saat ini,” ucapnya pelan.

Bagi Ismail, pekerjaan adalah bentuk pengakuan atas potensi dan kompetensi yang dimiliki setiap orang, tanpa pengecualian. Ia yakin bisa memberi kontribusi selama ada ruang untuk menunjukkan kemampuannya.

“Yang saya butuhkan cuma kesempatan. Saya percaya kemampuan saya cukup. Tapi kalau tidak dikasih ruang, mau bagaimana saya bisa membuktikan,” ungkapnya.

Ismail adalah satu dari sekian banyak pencari kerja penyandang disabilitas yang berharap dunia kerja semakin inklusif dan berkeadilan.

Kehadirannya di job fair bukan sekadar menaruh lamaran, melainkan membawa pesan bahwa keterbatasan bukan halangan, jika diberikan akses dan peluang yang sama. (Skn)



Pasang Iklan
Top