• Minggu, 10 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kutai Kartanegara



Ketua DPRD Ahmad Yani


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Peristiwa penembakan misterius yang dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTK) di Tenggarong, menjadi perhatian serius Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani.

Dalam satu bulan, aksi penembakan OTK itu telah terjadi sekitar 5 kali penembakan yang menyasar ke salah satu booth kuliner sebanyak 3 kali, pengendara mobil 1 kali dan pengendara truk 1 kali. Pristiwa ini terjadi di kawasan Jembatan III Tenggarong, yang menghubungkan Jalan Mangkuraja, Panjaitan dan Gunung Kinibalu.

Menurutnya, peristiwa tersebut bagian dari teror yang dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Tenggarong. Hal ini harus ditangani dengan cepat, agar kondusifitas wilayah terjaga dengan aman.

"Ini merupakan aksi yang dikategorikan teror atau ada sasaran yang dituju, namun tidak tepat sasaran,"katanya.

Atas peristiwa tersebut, pihaknya mendorong pemerintah daerah dan Aparat Penegakan Hukum (APH) untuk dapat membentuk satuan tugas (Satgas) keamanan dan ketertiban, di lingkungan masyarakat.

"Dengan kejadian ini bagian dari pertanda awal, kemungkinan besar bisa akan terjadi kembali hal yang serupa,"katanya.

Ia menyebutkan, kejadian ini sangat membahayakan bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Tenggarong. Masyarakat merasa khawatir ketika melintasi jalan yang dimaksud tersebut.

"Kami di DPRD berharap, kepada pemerintah daerah bersama penegak hukum, untuk dapat segera memburu pelakunya. Sehingga masyarakat dengan tenang melintasi jalan tersebut,"ucapnya.

Aksi yang dilakukan itu, telah dipastikan melanggar peraturan hukum perundang undangan yang berlaku, tentang mengancam atau membahayakan keselamatan orang lain. Aparat Penegak Hukum harus bergerak cepat untuk mengungkap kasus penembakan ini. (ary)



Pasang Iklan
Top