• Selasa, 03 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Camat Muara Muntai Mulyadi Usai Menerima Bantuan Viar


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) memberikan bantuan satu unit kendaraan viar kepada Kecamatan Muara Muntai. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan sampah di wilayah tersebut, khususnya dalam operasional bank sampah yang sedang dikembangkan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kukar Edi Damansyah kepada Camat Muara Muntai, Mulyadi, dalam sebuah kegiatan yang digelar di Taman Tanjong Tenggarong, Minggu (8/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap kendaraan tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di kecamatan.

Camat Muara Muntai, Mulyadi, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Kukar. "Pertama, saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Viar ini akan kami gunakan untuk pengangkutan sampah, karena sampai saat ini pengelolaan sampah di Muara Muntai masih menghadapi berbagai kendala," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TP3R) di Desa Kayu Batu sebagai langkah awal. Saat ini, tim pengelola TP3R masih dalam tahap pembelajaran dan adaptasi terhadap sistem operasional fasilitas tersebut.

"Insya Allah dalam waktu dekat TP3R akan berfungsi dengan baik, seperti yang sudah berjalan di Selat Kura Buntai. Fokus awal memang di Kayu Batu, namun nantinya akan melayani empat desa lainnya," terang Mulyadi.

Keempat desa yang dimaksud adalah Rebak Rinding, Muara Muntai Ulu, Muara Muntai Ilir, dan Kayu Batu. Pemerintah kecamatan berupaya agar pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya plastik, dapat dimaksimalkan di wilayah-wilayah tersebut dengan dukungan fasilitas dan sistem yang memadai.

Selain itu, Kecamatan Muara Muntai juga memiliki beberapa tempat penampungan sementara (TPS), salah satunya di Morok Tewu, meskipun masih terbatas cakupannya.

"Harapan kami ke depan, sistem ini bisa menjangkau seluruh desa, agar pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan terintegrasi," ujar Mulyadi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Desa Rebak Rinding telah menyiapkan lahan untuk mendukung program tersebut. Namun untuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), saat ini belum tersedia. Rencananya, sampah akan dibawa ke Kota Bangun karena keterbatasan lahan di Muara Muntai yang sering terdampak banjir.

Sementara itu, Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, menyatakan bahwa bantuan kendaraan viar diberikan kepada tiga kecamatan, yakni Muara Muntai, Muara Wis, dan Tenggarong Seberang. Tujuannya adalah untuk mendukung aktivitas bank sampah di masing-masing wilayah.

"Semoga bantuan ini dapat dimaksimalkan dalam pengelolaan bank sampah. Kami juga berharap anggota bank sampah di kecamatan bisa lebih aktif ke depannya," pungkas Slamet. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top