• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sebagai langkah pencegahan dan memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar melaksanakan pemeriksaan ke lima titik di Tenggarong pada Selasa (3/6/2025).

Kegiatan ini diawali di Kecamatan Tenggarong Seberang, kemudian lanjut ke Tenggarong serta di Rumah Pemotongan Hewan Kurban Kelurahan Mangkurawang.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Gazali Rahman menjelaskan bahwa pemeriksaan hewan kurban yang ada di Kukar khususnya di Tenggarong aja. Ada lima titik yakni ada di Tenggarong Seberang, Bukit Biru, Jalan Ahmad Dahlan, di Jalan Pesut dan RPH Mangkurawang

"Kegiatan ini rutin kita lakukan dalam rangka untuk pengecekan pemeriksaan hewan kurban baik sapi maupun kambing," ujarnya.

Ia menyebutkan untuk ketersediaan hewan kurban Kukar tahun ini kurang lebih sekitar 4.200 ekor sapi. Ini adalah jumlah ketersediaan, bukan jumlah yang sudah dipotong. Data pemotongan akan tersedia setelah proses penyembelihan dilakukan. Untuk kambing, Kukar memiliki stok sekitar 800 ekor.

"Jumlah tersebut tersebar di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jadi memang tahun ini stok hewan kurban yang tersedia cukup banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Distanak Kukar punya Puskeswan di setiap kecamatan yang menangani langsung pemeriksaan hewan-hewan tersebut. Pemeriksaan ditujukan kepada pedagang hewan kurban, dan untuk kelompok peternak juga akan ada petugas yang datang khusus.

"Kami dari Bidang Kesehatan Hewan menghimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan layak oleh petugas. Nantinya akan terlihat mana hewan yang layak dan tidak layak. Jika ditemukan hewan yang sakit atau tidak layak, maka tidak diperbolehkan untuk dijual," ungkapnya.

Jadi ia menghimbau kepada masyarakat Kukar, belilah hewan yang sudah diperiksa oleh petugas peternak. Jangan takut dan jangan bimbang bahwa teman-teman yang berada di kecamatan pun merasakan yang sama.

Contoh di Kecamatan Samboja disana ada Puskeswan yang membawahi kecamatan Muara Jawa dan Sangasanga, mereka juga melaksanakan kegiatan pemeriksaan hewan untuk memastikan hewan sehat dan layak untuk di konsumsi.

Harapannya untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini adalah masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan stok hewan kurban. Karena dari data yang ada, ketersediaan kita mencukupi bahkan melebihi kebutuhan.

Sementara itu, Dokter hewan Arda Setiadi mengatakan bahwa dipastikan dalam pemeriksaan ini tidak ada gejala yang menimbulkan penyakit tersebut. Untuk itu hewan yang dinyatakan sehat nanti di kasih tanda atau peneng bahwa hewan ini sehat dan layak untuk kurban atau layak konsumsi.

Untuk hewan kurban yang diperiksa itu adalah hewan ini sudah cukup umur atau belum dan hewan tersebut dalam kondisi sehat atau sakit. Petugas melakukan pemeriksaan secara detail untuk hewan yang sakit

"Untuk saat ini belum ditemukan hewan yang terjangkit penyakit. Artinya masih aman semuanya," tutupnya (Dri)



Pasang Iklan
Top