
Peserta Lomba Mancing Ikan Lele di Maluhu
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Minggu 1 Mei 2025, Sasana Kaning di kawasan Jalan Bontang RT 02 Kelurahan Maluhu, Kukar dipadati ratusan warga. Mereka menjadi peserta lomba mancing ikan lele yang diselenggarakan JMSI bekerjasama demgan Karang Taruna Kelurahan Maluhu.
Lomba yang baru pertama kali digelar tersebut, disambut cukup antusias masyarakat pecinta mancing di Kota Tenggarong.
Bagi para penghobi mancing, kegiatan ini menjadi ajang yang ditunggu tunggu, selain untuk bersilaturahmi, momen tersebut menjadi momen penting bagi Kelurahan Maluhu untuk memaksimalkan potensi diwilayah tersebut.
"Kegiatan ini diadakan kerjasama Karang Taruna dengan Polres Kukar, dan momen untuk peringatan Hari Lahir Pancasila," katanya.
Menurutnya, kegiatan lomba mancing ini sebagai langkah awal untuk mengembangkan potensi lahan di sekitar lokasi tersebut, yang selama ini belum tergarap secara optimal. “Melalui kerja sama dengan Polres Kukar, kami berencana memanfaatkan lahan tersebut menjadi lahan pertanian jagung maupun tanaman lainnya." ungkapnya.
Lomba mancing ini menjadi sarana untuk memicu semangat warga, serta mengenalkan bahwa kawasan sekitar Embung Maluhu memiliki potensi sebagai lokasi kegiatan masyarakat yang representatif.
Ke depan, bersama tim pengelola yang sudah dibentuk, kawasan ini direncanakan akan dikembangkan sebagai destinasi wisata pertanian. Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) juga sudah terbentuk, demikian pula dengan kelompok pengelola dan petani milenial yang mulai dihimpun untuk ikut serta dalam pengelolaan kawasan tersebut.
Total luas lahan di area itu sekitar 50 hektare, yang dulunya sempat terawat dan tergarap dengan baik. Namun seiring waktu, lahan tersebut mulai terbengkalai dan tidak lagi dimanfaatkan. Padahal, lahannya tergolong subur dan sangat produktif, cocok untuk tanaman padi, sayur, maupun komoditas pertanian lainnya.
"Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai lahan produktif sekaligus mengarahkannya menjadi pusat wisata pertanian yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar." tutupnya. (dri)