• Selasa, 03 Februari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPMD Kutai Kartanegara






TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pengembangan kawasan perdesaan dan kerja sama antar desa terus menjadi prioritas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar). Kepala Bidang Kerja Sama Desa DPMD Kukar, Dedy Suryanto, mengatakan bahwa penguatan kawasan perdesaan menjadi bagian dari program kerja rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Tahun ini, dua kegiatan utama menjadi fokus DPMD Kukar terkait pengembangan kawasan yang telah dibentuk sebelumnya. Lima kawasan perdesaan telah ditetapkan, dan saat ini perhatian difokuskan pada pembinaan serta penguatan Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) di kawasan-kawasan tersebut. BKAD memiliki peran penting sebagai penggerak utama dalam kerja sama antar desa untuk mendukung pembangunan kawasan secara terpadu.

"Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah Kawasan Agro-Ekowisata Separi Sejahtera yang telah masuk dalam perencanaan nasional." ujarnya Jumat (2/5/2025).

Untuk mempercepat pengembangannya, DPMD Kukar tengah mempersiapkan data pendukung yang komprehensif serta memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa-desa yang tergabung dalam kawasan ini. Fokus utama pengembangan saat ini adalah penguatan ketahanan pangan melalui pendekatan fasilitasi dan pemantauan berkelanjutan.

Menurut Dedy, DPMD Kukar juga aktif mengikuti berbagai agenda Kementerian Desa, baik melalui pertemuan daring maupun tatap muka, guna menyampaikan perkembangan dan memperoleh arahan kebijakan. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa dukungan dari pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan kawasan, khususnya yang sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.

Dari tiga kawasan yang diajukan ke Kementerian Desa, hanya satu kawasan yang dipilih untuk masuk dalam skala nasional, yakni Kawasan Agro-Ekowisata Separi Sejahtera di Kecamatan Tenggarong Seberang. Kawasan ini dinilai paling siap secara infrastruktur dan kini menjadi salah satu fokus pengembangan pusat.

Dedy menambahkan, berdasarkan hasil penilaian Indeks Perkembangan Kawasan Perdesaan (IPKP), kawasan Separi Sejahtera telah masuk dalam kategori kawasan mandiri. Tantangan berikutnya adalah mendorong kawasan ini agar naik ke tingkat lebih tinggi, yakni menjadi kawasan berdaya saing yang mampu berkembang secara ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.

Sementara itu, empat kawasan lainnya masih dalam tahap koordinasi dan membutuhkan dukungan penuh dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama Bappeda, dalam merancang pembangunan kawasan yang terintegrasi. Perencanaan kawasan ini juga telah terintegrasi dalam skema perencanaan nasional melalui Bappenas.

Meski saat ini terjadi rasionalisasi anggaran, DPMD Kukar tetap berkomitmen untuk menjaga komunikasi dengan pemerintah pusat dan melanjutkan pengembangan kawasan perdesaan.

"Jumlah kegiatan memang berkurang, tapi semangat dan komitmen kami tetap kuat untuk mendorong kawasan-kawasan ini berkembang," pungkasnya. (DRI/ADVDPMDKUKAR)

Pasang Iklan
Top