
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi bagian yang memiliki peran penting dalam membentuk fondasi yang kuat bagi perkembangan anak, melalui keberadaan PAUD menjadi wadah bagi anak anak untuk tumbuh dan berkembang.
Hingga saat ini, jumlah PAUD di Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai 563, yang terdiri dari PAUD berstatus negeri 36 dan 527 dengan status swasta.
"Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak. Masa usia 0 hingga 6 tahun, dikenal sebagai "masa emas", adalah masa dalam pembentukan karakter dan pendidikan anak-anak. pada masa ini PAUD berperan besar dalam memberikan dasar yang kuat bagi perkembangan sosial, dan emosional anak." kata Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Pujianto, Rabu (30/4/2025).
Menurut Puji, usia 0-6, itu adalah usia emas bagaimana untuk menanamkan semua unsur pendidikan, semua unsur karakter kepada anak-anak.
Untuk mendukung kelancaran dalam proses kegiatan PAUD di Kutai Kartanegara, pemerintah melalui Disdikbud Kutai Kartanegara menaruh perhatian besar untuk kemajuan PAUD. Selain sarana prasana, bantuan dalam pengalokasian anggaran melalui anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat maupun dari daerah, tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
"Dana yang bersumber dari pemerintah pusat adalah Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang diberikan Rp. 600.000 per orang, sedangkan dari pemerintah daerah adalah Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Kinerja(BOSKAB) yang diberikan Rp. 250. 000 per orang. "katanya.
Sementara bantuan sarana dan prasarana diberikan ke PAUD seperti Alat Permainan Edukatif (APE), Fasilitas PAUD seperti Komputer, meja, kursi dan lainnya..
"Alat permainan edukatif untuk seluruh PAUD sudah kami bantu. Ini sangat penting karena alat permainan edukatif dapat membantu perkembangan anak sejak dini," ucapnya.
PROGRAM LITERASI ANAK USIA DINI
Tidak hanya sapras, pemerintah juga memberikan bantuan dalam mendukung kegiatan PAUD dengan berfokus pada peningkatan literasi anak-anak. Pemerintah Kabupaten Kukar memberikan bantuan buku-buku yang dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis anak-anak sejak usia dini.
"Tahun ini adalah Program untuk meningkatkan literasi anak anak, kami memberikan bantuan berupa buku, layanan disabilitas inklusi dan layanan UKS,"tandasnya. (adv/*zar)