
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2030 resmi dilantik pada Minggu (20/4/2025) di Pendopo Bupati Kukar. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengprov NPCI Kalimantan Timur, Suharyanto.
Acara pelantikan turut dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni, serta tamu undangan lainnya.
Ketua NPCI Kukar yang baru, Muhammad Bisysron, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk membawa organisasi ini semakin maju dalam pembinaan atlet disabilitas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi dalam membangun prestasi olahraga disabilitas di Kukar.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Terima kasih kepada pengurus sebelumnya yang telah membawa kemajuan signifikan dalam pembinaan atlet-atlet disabilitas," ungkap Bisysron.
Sementara itu, Bupati Edi menegaskan bahwa NPCI memiliki peran vital dalam memberdayakan penyandang disabilitas melalui olahraga.
"NPCI bukan sekadar organisasi olahraga, tetapi simbol dari semangat tanpa batas. Di balik setiap medali yang diraih, ada kisah ketekunan dan tekad yang luar biasa. NPCI memperjuangkan kesetaraan, keberdayaan, dan ruang yang setara bagi seluruh warga negara," ujar Edi.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Kukar untuk terus mendukung pengembangan olahraga disabilitas.
"Kutai Kartanegara tidak kekurangan potensi. Kita memiliki atlet-atlet hebat yang telah tampil di Peparprov, Peparnas, bahkan ajang internasional. Mereka bukan objek simpati, tapi subjek prestasi yang butuh dukungan nyata," tegasnya.
Bupati Edi berharap kepengurusan baru NPCI Kukar dapat menjangkau lebih banyak atlet potensial, menyelenggarakan pembinaan yang berkelanjutan, dan menjadi motor penggerak olahraga inklusif di daerah.
"Saya ucapkan selamat mengemban amanah ini. Jadikan momentum ini sebagai awal untuk bekerja dengan penuh semangat, kebersamaan, dan dedikasi. Keberhasilan organisasi akan sangat bergantung pada sinergi antara pengurus, atlet, masyarakat, serta dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak lainnya," pungkasnya. (adv/dri)