• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



(Camat Samboja Damsik)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kecamatan Samboja menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden. Program ini terus berjalan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga jajaran pemerintahan kecamatan.

Camat Samboja, Damsik, mengungkapkan bahwa implementasi program ketahanan pangan di wilayahnya telah menunjukkan progres yang positif, meskipun masih berada dalam tahap proses dan pengembangan.

"Alhamdulillah, program ini berjalan cukup baik dengan dukungan dan kerja sama dari Danramil, Kapolsek, serta seluruh jajaran pemerintahan kecamatan," ujarnya Minggu (6/4/2025)

Beberapa titik sentral pertanian yang menjadi fokus dalam program ini terletak di Kelurahan Handil Baru Darat, Handil Baru, Waras Sembilang, serta Desa Beringin Agung dan Bukit Raya. Pengembangan di lokasi-lokasi tersebut dilakukan secara kolaboratif antara TNI, pemerintah kecamatan, dan pihak kepolisian.

Sementara itu, pihak Polsek Samboja juga turut aktif dalam mendukung program ini dengan melaksanakan penanaman jagung di Kelurahan Sedipa.

"Saya sempat hadir langsung saat penanaman bersama Pak Kapolsek, namun untuk hasil atau perkembangan terbarunya saya belum mendapat laporan kembali," tambah Damsik.

Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari TNI yang membina sejumlah kelompok tani di beberapa kelurahan. Para petani ini telah menerima bantuan alat pertanian seperti hand tractor dan ekskavator kecil, yang saat ini dikelola secara mandiri oleh kelompok tani masing-masing.

Namun demikian, Camat Damsik mengakui bahwa keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian masih menjadi tantangan tersendiri. Mayoritas petani yang ada saat ini berasal dari kalangan usia lanjut, sementara para pemuda lebih tertarik bekerja di perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Samboja, seperti sektor migas, batu bara, dan jasa lainnya.
Meski begitu, pihak kecamatan tetap optimis dengan masa depan pertanian di Samboja.

"Saat ini sudah mulai terlihat minat dari generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian, terutama di desa-desa seperti Karyajaya, Bukit Raya, dan Beringin Agung. Ini menjadi sinyal positif untuk regenerasi petani di wilayah Samboja," pungkasnya. (Dri/Adv)



Pasang Iklan
Top