• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idhul Fitri 1446H/2025M, Bertempat di Halaman parkiran Masjid Agung Sultan Sulaiman, Selasa (11/03/2025) sore.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, OPD terkait, Camat Tenggarong dan para Lurah se Kecamatan Tenggarong.

Dalam sambutannya, Sekda Sunggono mengatakan, agenda ini adalah tindaklanjut dari pelaksanaan rapat pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Bulan Suci Ramadhan dan Idhul Fitri 1446 H/2025 M pada tanggal 27 Pebruari 2025 yang lalu.

"Saya berharap dengan adanya kegiatan GMP ini, kita mampu menggerakkan potensi perekonomian masyarakat agar masyarakat lebih sejahtera dan berdaya, " harapnya.

Ia menuturkan, kita ketahui bersama bahwa menjaga ketahanan pangan merupakan kewajiban pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini termasuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok strategis, serta memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat. Kondisi faktual menunjukkan bahwa distribusi pangan masih menghadapi berbagai tantangan. Hambatan-hambatan seperti rantai distribusi yang tidak efisien, ketidakcukupan pasokan di wilayah tertentu, variasi waktu panen, serta keterbatasan prasarana dan sarana transportasi, seringkali menjadi kendala dalam mewujudkan stabilisasi pasokan dan harga pangan.

"Dampak dari hambatan-hambatan ini adalah fluktuasi pasokan dan harga pangan yang dapat menimbulkan ketidakpastian baik bagi produsen maupun konsumen. Lebih jauh lagi, kondisi ini dapat mempengaruhi pengendalian inflasi, yang pada akhirnya akan menurunkan daya beli masyarakat dan mengurangi keterjangkauan pangan pokok dan strategis, " ujarnya.

Ia memastikan, Pemkab Kukar berupaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak inflasi serta menstabilkan pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kita laksanakan pada hari ini.

GPM ini lanjutnya, bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, baik di tingkat produsen maupun konsumen, meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok dan strategis bagi masyarakat, serta menjaga inflasi daerah agar tetap terkendali, utamanya inflasi kelompok pangan.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, GPM melibatkan berbagai pihak, antara lain: Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, KTNA, KWT, Perum Bulog, PT. Rajawali Nusindo, petani, peternak, pembudidaya ikan, Bumdes, UMKM Pangan, serta Hiswana Migas, " ungkapnya.

Ia menambahkan, dirinya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kukar serta perangkat daerah terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, dan Polri atas dukungan dan sinergi yang baik dalam pelaksanaan acara ini.

"Melalui GPM Ini, kita menyediakan berbagai komoditas pangan pokok dan strategis seperti beras, gula, tepung terigu, telur ayam, daging ayam, minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih, ikan, sayuran, buah-buahan, serta olahan makanan dan minuman. Akhirnya, saya mendoakan semoga Gerakan Pangan Murah (GPM) ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Kukar, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga stabilitas ekonomi daerah, “ pungkasnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top