
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa seluruh bantuan kepada kelompok perikanan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya.
Hal ini disampaikan menyusul laporan dugaan penipuan yang mengatasnamakan DKP Kukar dan salah satu anggota DPRD Kukar.
Modus yang digunakan pelaku adalah meminta bayaran untuk mempercepat pencairan bantuan dari DKP. Namun setelah dikonfirmasi, pelaku ternyata bukan bagian dari DKP, melainkan oknum yang menggunakan nomor WhatsApp dengan mengatasnamakan pihak dinas.
Dalam hal ini Kepala DKP Kukar, Muslik, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut biaya dalam penyaluran bantuan.
"Kami selalu mengingatkan dalam setiap pembinaan bahwa bantuan dari DKP, termasuk pengurusan kartu Kusuka, proposal, dan bantuan sosial, tidak dikenakan biaya sama sekali,"ujar Muslik, Selasa (25/2/25).
Ia juga mengimbau kelompok perikanan agar lebih waspada dan selalu melakukan konfirmasi langsung ke DKP jika menerima informasi terkait bantuan.
"Sering kali ada modus penipuan yang meminta sejumlah uang untuk pengurusan bantuan. Kami tekankan bahwa tidak ada biaya sama sekali. Jika ada yang mengatasnamakan DKP dan meminta bayaran, segera laporkan," tegasnya.
Muslik juga meminta masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan penyuluh perikanan resmi DKP agar tidak menjadi korban penipuan. (adv/dri)