• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



MAHAKAMULU,(KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus berupaya meningkatkan sektor pertanian dengan mengedepankan prinsip berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sebagai langkah nyata, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Mahulu mengadakan konsultasi dan koordinasi dengan Pusat Kajian Pertanian Organik Terpadu di Kabupaten Malang, Jumat (21/2/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., MM, didampingi oleh Kepala Bidang Peternakan, Perikanan, dan Perkebunan DKPP Mahulu, Stepanus Boro Duran, S.Pi., M.Pd., serta Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan DKPP, Romensius Kuleh. Mereka diterima secara langsung oleh Direktur Utama Pusat Kajian Pertanian Organik Terpadu Malang, Prof. Dr. Ir. Haryadi, MP.

Pertemuan ini menjadi kesempatan penting bagi Pemkab Mahulu untuk menggali wawasan terkait pengelolaan pertanian organik yang lebih efisien dan berdaya saing tinggi. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas strategi implementasi pertanian organik terpadu, termasuk teknik budidaya, pengelolaan lahan, serta sistem pemasaran hasil pertanian yang lebih modern.

"Kami ingin belajar dari pengalaman dan keahlian yang telah dikembangkan oleh Pusat Kajian Pertanian Organik Terpadu Malang. Ini merupakan langkah awal dalam upaya mengembangkan sektor pertanian di Mahulu agar lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di pasar," ujar Dr. Stephanus Madang.
Komitmen Mahulu dalam Pengembangan Pertanian Organik

Dengan adanya konsultasi ini, Pemkab Mahulu berharap dapat mengadaptasi sistem pertanian organik yang telah terbukti sukses di Malang. Tidak hanya untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga guna memastikan bahwa sektor pertanian di Mahulu berkembang dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem.

Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung visi Mahulu sebagai daerah dengan pertanian yang inovatif, ramah lingkungan, dan berorientasi pada ketahanan pangan jangka panjang.

Pemkab Mahulu optimis bahwa kerja sama ini akan membuka peluang baru bagi para petani lokal untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan mereka. (kr04)



Pasang Iklan
Top