
TENGGARONG (KutaiRaya.com) Upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan pasca lulus sekolah, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tenggarong menjalin kerjasama dengan sejumlah industri di Kalimantan Timur.
Adapun kerjasama itu dengan pihak Eramart atau sejenisnya, Perbankan, maupun perhotelan . Kerjasama ini bagian dari upaya membuka peluang kerja bagi siswa yang baru lulus sekolah.
Plt Kepala SMK Negeri 1 Tenggarong Stefanus Batas mengatakan, kerjasama ini telah dilakukan sekitar 10 tahun lamanya. Sekolah ini terus berupaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan siap bersaing.
"Kita menyiapkan SDM berkualitas, sehingga ketika di dunia kerja mereka mampu bersaing dengan SDM lainnya," kata Stefanus Batas pada Kutairaya, Jum
Ia menegaskan, jebolan SMK Negeri 1 Tenggarong dipastikan sangat minim tak memiliki pekerjaan atau menganggur pasca sekolah. Rata rata siswa yang baru lulus sekolah langsung bekerja atau melanjutkan tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
"Sebagian alumni sekolah ini ada yang melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja di tempat siswa itu magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) kemarin," tegasnya.
Kerjasama ini juga disambut baik oleh pihak industri atau dunia usaha. Karena mereka merasa terbantu dengan kualitas SDM jebolan SMK Negeri 1 Tenggarong, yang tak perlu lagi ditraining.
"Kami juga mengeluarkan semacam kartu pencari kerja seperti Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, bagi siswa yang membutuhkan dalam mencari kerja," ucapnya.
Dirinya berharap, alumni SMK Negeri 1 Tenggarong tak membuat nama sekolah menjadi kurang baik. Bekerja harus dengan tanggung jawab.
Sementara itu siswa SMK Negeri 1 Tenggarong Bunga menyebutkan, program kerjasama sekolah dengan pihak industri ini sangat baik. Hal ini tentu memberikan kesempatan bagi siswa, untuk langsung bekerja.
"Dengan adanya program itu, tapi kita harus mengupgrade diri agar kualitas ini baik dan memberikan kepuasan terhadap pihak industri itu," sebut Bunga. (ary)