
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Musibah kebakaran melanda Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu dini hari (4/12/2024), sekitar pukul 02.30 WITA. Insiden tersebut menghanguskan tujuh rumah warga, satu rumah terdampak, serta sebuah mobil.
Ketua RT 2 Kelurahan Sukarame, Aidan Nur, mengungkapkan bahwa api menyebar dengan cepat, melahap bangunan-bangunan di sekitarnya. Tim dari BPBD Kukar, Damkar Kukar, serta Damkar Awang Long bergerak cepat memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.00 WITA.
"Api muncul tiba-tiba dan langsung membesar. Warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian menjadi saksi pertama yang melihat kejadian ini," ujar Aidan.
Ia juga menambahkan, kebakaran ini berdampak pada 7 kepala keluarga (KK) dengan total 27 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Tim pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api dengan dukungan tiga unit Damkar dari BPBD, Damkar Kukar, dan Damkar Awang Long. Lokasi yang berada di pinggir jalan mempermudah akses tim dalam melakukan pemadaman.
Sementara itu, warga yang terdampak kini mengungsi ke tempat kerabat atau rumah kosong di sekitar lokasi kejadian.
"Beberapa warga yang terdampak telah mengungsi sementara ke rumah keluarga atau tempat yang tersedia," jelas Ketua RT.
Saat ini, penggalangan dana sedang dilakukan secara manual oleh warga untuk membantu para korban kebakaran. Bantuan berupa logistik, pakaian, dan dana akan segera didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan.
"Kami sedang mengumpulkan bantuan dari warga sekitar. Setelah terkumpul, akan kami serahkan langsung kepada keluarga yang terkena musibah," ujar Aidan.
Kebakaran ini juga menghanguskan beberapa usaha kecil, termasuk kios dan bengkel, yang menambah beban kerugian bagi warga terdampak. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Diharapkan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar dapat memberikan dukungan maksimal, baik dalam bentuk bantuan material maupun moral, untuk membantu warga yang terdampak memulai kembali kehidupan mereka. (Dri)