• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Berdasarkan dari hasil hitungan cepat (Quick Count) Lembaga survei perhitungan suara SCL Taktika Konsultan, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Rendi Solihin unggul 70,11% dari kedua rivalnya.

Hal ini disampaikan CEO SCL Taktika Konsultan Iqbal Themi di Cafe Kopiral, Timbau, Tenggarong Rabu (27/11/24).
Dari perhitungan cepat yang dilakukan paslon nomor urut 01 Edi Damansyah dan Rendi Solihin sebanyak 70,11%, paslon 02 Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais sebanyak 8,6%, dan paslon 03 Dendi Suryadi dan Alif Turiadi sebanyak 21,26%
hasil ini dari 94,67% data yang masuk SCL Taktika Konsultan.

"Kami melakukan Quick Count di beberapa wilayah, salah satunya adalah di Kabupaten Kukar. Quick Count yang dilakukan oleh SCL Taktika sebanyak 300 TPS yang terpilih Se-Kukar." kata Iqbal

Pengambilan dilakukan secara mode acak sistematis di setiap TPS Kecamatan, atau secara proporsional artinya sampel diambil jika TPS di Kecamatan makin banyak sampel nya lebih banyak daripada Kecamatan yang TPS nya sedikit

Setelah dilakukan metode acak sistematis terhadap seluruh TPS, kemudian dilakukan strativaif random sampling dan verifikasi. Karena itu Quick Count yang dilakukan ini memiliki kesalahan plus minus 1% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Dengan demikian hasil Quick Count ini nanti bisa bergeser 1 atau - 1. Namun kesimpulan dapat disampaikan setelah data terkumpul 100%

Dari hasil data yang masuk 94,67% ini maka SCL Taktika sudah bisa mengumumkan pemenang dalam Pilkada 2024 Kabupaten Kukar versi hitungan cepat adalah paslon nomor urut 01 Edi Damansyah dan Rendi Solihin dengan perolehan suara 70,11%. Kemudian paslon 03 Dendi Suryadi dan Alif Turiadi 21,26% dan Paslon 02 Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais 8,63%

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kukar para paslon, pendukung, timses untuk tetap menunggu hasil resmi atau rekapiulasi secara sah yang dilakukan oleh KPU Kukar. Sehingga kondusifitas, keamanan, dan situasi politik bisa tetap kita jaga." tutupnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top