• Minggu, 10 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kutai Kartanegara



(Ketua DPRD Kukar Junaidi)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Agenda Kunjungan Kerja Dapil (Kundapil) Ketua DPRD Kukar Junaidi yang dilaksanakan sejak 4 sampai 10 November 2024, berakhir dilokasi terakhir di Kelurahan Bukit Biru Kecamatan Tenggarong Kukar, Minggu (10/11/2024) malam.

Diawali dari lokasi pertama Kelurahan Loa Tebu sampai Kelurahan Bukit Biru, politisi PDIP ini menerima banyak aspirasi masyarakat.

Junaidi dalam Kundapil tidak hanya sendiri, tapi juga mengajak Kepala OPD yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, seperti Dinas PU, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perkim dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, serta hadir mendampingi Camat Tenggarong Sukono dan Lurah ataupun Kades dilokasi Kundapil.

Tentu dalam seminggu melaksanakan Kundapil, selain menerima aspirasi, Junaidi juga banyak sekali mendapatkan masukan dan solusi percepatan pembangunan di Kukar, untuk itu Junaidi memberikan pesan kepada OPD yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, agar melakukan kegiatan yang banyak turun ke lapangan.

"Pejabat baik itu legislatif maupun eksekutif harus mencontoh apa yang dilakukan Bupati Kukar, kepala daerah kita rutin sekali turun ke masyarakat. Masyarakat hanya menilai beliau ngetrail saja, padahal ini untuk mengunjungi tempat atau area yang susah untuk dilalui roda empat. Oleh sebab itu, untuk OPD terkait yang sangat berhubungan dengan urusan masyarakat dibawah itu harus melakukan banyak turun ke lapangan, " ungkap Junaidi, Senin (11/11/2024).

Junaidi menegaskan, para Kepala OPD jangan hanya keluar daerah kemudian hanya Kabidnya saja yang diutus ke lapangan, tapi kepala OPD juga harus membudayakan banyak rapat-rapat di Kecamatan-kecamatan.

"Sehingga wujud ini nanti kami di DPRD akan melakukan hal yang sama, sebagai contoh agar kami bisa mengkoreksi kawan-kawan OPD untuk bisa bersama Lurah, bersama Kades dan bersama RT membahas tentang pembangunan. Jadi ada 20 Kecamatan di Kukar kalau semua OPD membuat program dan mereka turun ke lapangan, saya pikir ini sangat luar biasa sekali bagi masyarakat, " tuturnya.

Ia menambahkan, jika ini terwujud maka ada kebanggaan masyarakat Kukar bahwa ada pejabat mereka turun ke bawah, kemudian aspirasi masyarakat yang disampaikan pun akan cepat tersalurkan dan diketahui yang mana yang lebih urgent bagi masyarakat.

"Karena kalau hanya bentuk permohonan saja kita tidak tahu mana yang diprioritaskan, tapi kalau komunikasi langsung mereka langsung mengetahuinya dan ini yang sangat masyarakat butuhkan, sehingga pembangunan lebih cepat dan lebih aspiratif di Kukar, " tandasnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top