• Kamis, 12 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Atap dan Plapon Gedung RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang ambruk diterjang hujan disertai angin kencang. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (24/10/24) sekitar pukul 17.00 wita tepatnya di Ruang Enggang lantai 3.

Kejadian yang berlangsung cepat tersebut sontak membuat panik pasien yang berada didalam ruangan. Diketahui pada saat kejadian ruang ini terdapat dua pasien, akibat kejadian ini pasien sempat tertimpa serpihan plapon namun segera dievakuasi di ruang yang lebih aman.

Robohnya bangunan ini membuat keluarga pasien yang berada di sekitar ruangan lari ke luar untuk mengamankan keluarga mereka. Setelah peristiwa ini hujan tak lama berhenti dan petugas RSUD melakukan pembersihan dan mensterilkan ruangan.

Salah satu keluarga korban yang berada di ruangan tersebut mengatakan bahwa saat kejadian ruangan sedang tidak banyak pasien. Hanya ada dua orang pasien yang habis operasi.

"Kebetulan keponakan saya yang berada di ruangan tersebut dia habis operasi, Alhamdulillah dia tidak kenapa-kenapa dan setelah kejadian langsung diamankan ke ruang baru." ungkapnya

Sementara Kepala RSUD AM Parikesit Martina Yulianti menerangkan bahwa pada hari ini relah terjadi insiden di ruang Enggang III RSUD AM Parikesit. Kejadian bemula dengan danya hujan deras disertai angin kencnag di Tenggarong.

"Kebetulan angin tersebut mengakibatkan gunungan atap roboh, bata ringan jatuh ke lantai. Namun demikian kita menindaklanjutinya dengan segera. Karena ada beberapa pembanfunan terdapat cukup banyak ahli konstruksi hang bisa kami ajak berdiskusi." ujarnya

Dan saat ini telah dilakukan analisa terhadap kondisi yang terjadi oleh tim tenaga ahli yang berada di lokasi. Serta melakukan pembersihan ruangan yang ambruk.

"Pasien sudah kami evakuasi sementara, alhamdulillah tidak ada yang cidera, semuanya aman. Sementara kami evkauasi ke gedung 3 lantai 2. Sambil melakukan analisa dan memastikan agar gedung bisa dioperasikan dengan aman. Enggang ini dibangun pada periode pertama rumah sakit ini dibanfun, gedung lama yakni 2012." tutupnya. (Dri)

Pasang Iklan
Top