
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan penyerapan anggaran mencapai 90 persen pada akhir tahun 2024.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, menjelaskan bahwa anggaran kegiatan Disperindag tahun ini mencapai Rp 99 miliar, dengan 62 persen dialokasikan untuk belanja modal. Fokus utama belanja modal ini adalah pembangunan pasar, pabrik, dan fasilitas pendukung lainnya.
Salah satu proyek besar yang sedang berjalan adalah pembangunan pabrik minyak makan merah di Desa Kelekat. Fathullah mengungkapkan, proses pembangunan pabrik ini masih dalam tahap penyiapan lahan dan pematangan desain engineering (DED). Tantangan utama dalam proyek ini adalah memenuhi ketentuan teknis dari kementerian terkait.
"Kami hanya berwenang menyiapkan lahan dan bahan pasokan, sedangkan kebijakan teknisnya diatur oleh kementerian," ujar Fathullah Rabu (2/10/24).
Fathullah juga menjelaskan alasan rendahnya serapan anggaran hingga saat ini, yang baru mencapai 22,58 persen. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar belanja modal biasanya baru terealisasi di akhir tahun, terutama pada triwulan ketiga dan keempat. Namun, ia optimistis bahwa target penyerapan 90 persen dapat tercapai karena proyek-proyek besar sudah mulai berjalan.
Ia juga menekankan bahwa beberapa perubahan anggaran harus disesuaikan dengan kebijakan baru dan regulasi yang memerlukan penyesuaian di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan.
"Kami tetap berkomitmen untuk bekerja secara maksimal dan bertanggung jawab dalam menyerap anggaran yang diamanahkan kepada kami,"tutupnya. (adv/dri)