
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 pada Sabtu (28/9/24). Perayaan kali ini mengusung tema "Kota Raja Inspirasi Peradaban Nusantara". Hal ini disampaikan oleh Penjabat Sementara Bupati Kukar, Bambang Arwanto, pada acara Rapat Paripurna DPRD Kukar.
Dalam sambutannya, Bambang Arwanto mengulas kembali sejarah berdirinya Kota Tenggarong yang bermula dari Kerajaan Kutai Martadipura pada tahun 371 Masehi, dikenal sebagai kerajaan Hindu tertua di Nusantara. Kemudian, pada abad ke-14 berdiri Kerajaan Kutai Kartanegara dengan Raja pertama Aji Batara Agung Dewa Sakti.
Pada abad ke-17, di bawah pemerintahan Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa, Kerajaan Kutai Kartanegara mengambil alih dinasti Kutai Martadipura dan berubah menjadi Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, yang wilayah kekuasaannya mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur.
Pusat pemerintahan Kutai Kartanegara berpindah dua kali, pertama pada 1734 ke Pemarangan di wilayah Sungai Jembayan, dan kedua pada 28 September 1782 ke Tepian Pandan oleh Sultan Aji Muhammad Muslihuddin (Aji Imbut), yang kemudian dikenal sebagai Tenggarong.
"Alhamdulillah, hingga saat ini Kota Tenggarong terus bertransformasi menuju kota dengan peradaban yang maju, modern, ramah, dan berbudaya," ungkap Bambang Arwanto.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, Kesultanan, dan DPRD Kukar atas dukungan mereka terhadap pembangunan daerah, dan berharap Kota Tenggarong semakin sukses sebagai ikon pariwisata Kukar serta menjadi inspirasi bagi peradaban Nusantara.
"Selamat HUT Kota Tenggarong ke-242, semoga Allah SWT melindungi segenap masyarakatnya dan memberikan keberkahan," tutup Bambang Arwanto. (adv/dri)