
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Untuk memastikan kelancaran proses pendaftaran bakal calon Kepala Daerah (Cakada) Kutai Kartanegara , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar menggelar simulasi pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong Seberang, Senin (26/8/24).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, bersama Komisioner KPU, perwakilan Bawaslu Kukar, partai politik, dan pihak terkait. Simulasi ini bertujuan untuk mempersiapkan dan membahas tahapan pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan mendaftar.
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan kesehatan akan mengikuti prosedur dan tahapan yang sudah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya membatasi jumlah pendukung yang menemani bakal calon saat pemeriksaan kesehatan di rumah sakit, guna menjaga kenyamanan pasien lain.
"Dari hasil diskusi, kami memutuskan bahwa rombongan yang mengantarkan bakal calon maksimal terdiri dari 15 orang, ditambah bakal calon sendiri dan LO (liaison officer) atau penghubung. Hal ini untuk menjaga kenyamanan semua pihak, mengingat rumah sakit ini juga merupakan pusat layanan publik," ujar Rudi.
Ia menambahkan bahwa meskipun saat pendaftaran di KPU bakal calon boleh didampingi oleh banyak pendukung, untuk pemeriksaan kesehatan di rumah sakit, jumlah pendamping harus dibatasi.
"Cukup 15 orang, dan mereka pun tidak diperkenankan masuk ke dalam gedung kecuali LO yang akan menunggu di ruang lobi," jelasnya.
Sementara itu, Dr. Arif Rusdianto, Kabid Pelayanan Medis RSUD AM Parikesit, memastikan kesiapan pihak rumah sakit dalam melakukan pemeriksaan kesehatan, baik fisik maupun mental, sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan oleh KPU pusat.
Dia menegaskan bahwa RSUD AM Parikesit siap dari sisi SDM, termasuk dokter, spesialis, perawat, dan tenaga medis lainnya.
"Selain pemeriksaan fisik dan kesehatan mental, kami juga akan melakukan pemeriksaan penunjang sesuai standar. Kami akan bekerja sama dengan BNN untuk pemeriksaan terkait narkotika pada bakal calon," tutupnya. (adv/dri)