• Jum'at, 01 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Anak-anak Kelurahan Maluhu yang antusias mengikuti perlombaan.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com) : Di bulan Ramadhan, suasana malam di Kelurahan Maluhu kelihatan berbeda dari biasanya.

Ratusan warga berkumpul dengan penuh semangat untuk menghadiri Festival Ramadan Maluhu ke 6 yang resmi digelar mulai 5 hingga 7 Maret 2026. Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan, dan kali ini kembali menghadirkan berbagai lomba bernuansa islami.

Ketua Panitia, Zacky Sanjaya menjelaskan, festival ini berawal dari inisiatif warga yang kemudian terus berkembang dari tahun ke tahun.

"Kegiatan malam hari ini sebenarnya merupakan Festival Ramadan Maluhu yang ke 6. Awalnya kegiatan ini merupakan inisiatif dari warga, kemudian kami kembangkan bersama Karang Taruna, dan juga dibantu oleh Karang Taruna di tingkat RT sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik," ujar Zacky pada Kutairaya.com, Kamis (5/3/2026).

Pada malam pertama, akan ada lomba kaligrafi dan hafalan surah pendek yang diikuti puluhan peserta. Sementara pada hari berikutnya, festival akan dilanjutkan dengan lomba azan, tartil Al-Qur’an, serta lomba cerdas cermat keagamaan.

Menurutnya, selama tiga hari ini diikuti sekitar 130 peserta yang sebagian besar berasal dari Kelurahan Maluhu.

"Melihat antusiasme warga, tentu kami sangat senang. Festival Ramadan ini memang selalu ditunggu-tunggu oleh warga Maluhu dan sekitarnya setiap tahunnya," katanya.

Untuk pendanaan, pihaknya, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah dan warga.

"Terkait pendanaan, kami mengajukan beberapa proposal ke dinas-dinas, kemudian juga mendapat dukungan dari warga serta dari pihak kecamatan. Selain itu, setiap RT juga turut memberikan kontribusi sehingga kegiatan ini bisa terlaksana," ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Maluhu, Iwan Setiawan mengaku bangga melihat tingginya partisipasi warga dalam kegiatan tersebut.

"Ini merupakan acara pertama kami selaku Plt. Lurah Maluhu. Alhamdulillah, dalam pelaksanaannya tidak ada tantangan yang berarti," tuturnya.

Lebih dari sekedar perlombaan, Festival Ramadan Maluhu diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi di bidang keagamaan.

"Harapan kami, kegiatan ini dapat mencari bibit-bibit unggul yang nantinya bisa berprestasi di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten," tutupnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top