• Selasa, 25 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) ke-3 tahun 2024 dengan tema "Cerdas Ceria dan Berkarakter". Kegiatan ini berlangsung di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, dari tanggal 28 Juni hingga 2 Juli 2024.

Ketua PMI Kukar, Ismed, menyatakan bahwa Jumbara adalah singkatan dari Jumpa Bakti Gembira, yang melibatkan anggota PMR dari 20 kecamatan di Kukar. Setelah vakum hampir 10 tahun, Jumbara ketiga ini dilaksanakan kembali sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia (SDM) PMI.

"Pada kepengurusan kami saat ini, kami berusaha untuk mengelola lagi pembinaan SDM yang ada di Palang Merah Indonesia. Kegiatan Jumbara ini salah satu wadah bagi PMR di sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Kukar untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan bertukar pengalaman," ungkap Ismed, Sabtu (29/6/24).

Peserta Jumbara mewakili masing-masing kecamatan setelah melalui seleksi di sekolah-sekolah. Rangkaian kegiatan Jumbara mencakup pengembangan SDM yang menjadi aset relawan masa depan Kukar, dimulai dari usia dini hingga SMA. PMR dibagi menjadi tiga tingkatan: PMR Mula (SD), PMR Madya (SMP), dan PMR Wira (SMA).

Kegiatan Jumbara meliputi penerimaan materi, evaluasi, diskusi, bakti sosial seperti sunatan massal dan bakti masyarakat, serta lomba-lomba ketangkasan. Kegiatan ini dirancang untuk menggali potensi dan talenta para peserta.

"Kami berharap pembinaan sejak usia dini ini dapat membentuk karakter relawan yang memiliki kompetensi dan ilmu di bidang kepalangmerahan, sehingga Kukar tidak akan kekurangan relawan di masa depan." ungkapnya

Sementara itu, Kepala Markas PMI Provinsi Kalimantan Timur, Musdiono, mengapresiasi upaya PMI Kukar dalam melakukan pembinaan dan pengembangan PMR secara sistematis. "Terkait dengan Jumbara ini, kami sangat berkepentingan karena PMI dalam memberikan pelayanan berbasis relawan, maka kami meng-create mekanisme pembinaan berjenjang, mulai dari PMR Mula, Madya, dan Wira," ujarnya.

Musdiono menjelaskan bahwa ada tujuh materi inti yang diberikan dalam Jumbara, termasuk pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, kesehatan remaja, kesehatan reproduksi, HIV, infeksi menular, dan perawatan keluarga. Materi-materi ini diajarkan oleh fasilitator dari PMI Provinsi, dengan harapan dapat membentuk relawan muda yang siap menjadi pemimpin PMI di masa depan.

"Dengan tujuh sesi materi yang standar nasional, Jumbara ini diharapkan dapat melahirkan relawan-relawan muda yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin PMI di setiap tingkatan organisasi. Tujuan utamanya adalah pembinaan relawan," pungkas Musdiono. (Dri)



Pasang Iklan
Top