• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kabid Kurikulum Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perijinan Pendidikan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar Joko Sampurno, saat membuka Bimtek.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) petugas UKS Sekolah Dasar (SD) tahun 2024. Bimtek ini berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong Senin (6/5/24)

Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Kurikulum Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perijinan Pendidikan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar Joko Sampurno.

Joko mengatakan tujuan diadakannya bimtek petugas UKS tingkat SD itu adalah untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat, kuat,cerdas serta berkarakter. Jadi karena mereka ini merupakan guru yg merangkap sebagai petugas UKS,

"Kami harapkan melalui bimtek ini dapat memberikan pendidikan kepada peserta didik akan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri maupun lingkungannya. Karena generas muda ini, kita harapkan menjadi generasi yg unggul, generasi yg bisa bersaing, berkompetisi dalam menghadapi era yang akan datang." kata Joko Senin (6/5/24).

Joko mengungkapkan bahwa misi kedua Kukar Idaman itu adalah untuk meningkatkan SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya. Disinilah perlu keunggulan dari generasi penerus, khususnya di bidang kesehatan agar mereka menjadi anak yg sehat, kuat, cerdas serta berkarakter.

Generasi yang unggul diharapkan dapat berkompetisi di dalam masa-masa yang akan datang.

"Jumlah peserta yang mengikuti hari ini ada 46 orang yang berasal dari 20 kecamatan yang ada di kukar. Khusus sekolah dasar dengan narasumbernya dari balai guru penggerak Kaltim yang bekerja sama dengan pengurus UKS Kaltim, sebanyak 2 orang, bu Endang dan bu Ima Rahayu." sebutnya.

Harapannya dari kegiatan ini, karena dibiayai APBD melalui Disdikbud Kukar, para peserta diharapkan mereka dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh sungguh.

"Sehingga apa yang diperoleh pada hari ini ini bisa dipraktekkan di sekolah masing-masing. Jadi setelah kembali, mereka tentunya menerapkan ilmu yg diperoleh sehingga anak didiknya di sekolah agar menjadi anak yang cerdas, kuat, dan sehat." pungkasnya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top