• Jum'at, 23 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni mengatakan, selama Oktober 2023 ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar menggelar berbagai pelatihan teknis kewirausahaan pemuda.

Dimulai pelatihan teknis kewirausahaan pemuda untuk kelas Barista dan Barbershop pada tanggal 12 sampai 14 Oktober 2023 yang diikuti peserta 45 orang ikuti pelatihan Barista dan 45 orang pelatihan Barbershop.Kemudian pelatihan teknis kewirausahaan pemuda kelas boga dan teknis kewirausahaan pemuda disabilitas kelas handcraft, dilalsa pada tanggal 17 sampai 19 Oktober 2023. Peserta kelas boga 20 orang dari Loa Janan dan peserta kelas handcraft 16 orang dari SLB Negeri Tenggarong Dan Komunitas Tunarungu.

Terakhir pelatihan teknis kewirausahaan pemuda kelas perbengkelan mesin ces di Kecamatan Anggana dilaksanakan pada 19 sampai 22 Oktober 2023 lalu di pelabuhan desa kutai lama Kecamatan Anggana diikuti 10 orang peserta.

"Jadi tahun ini banyak kelas pelatihan teknis kewirausahaan pemuda melalui Dispora Kukar yang kita buka, dan yang memang menjadi favorit seperti pelatihan Barista dan Barbershop, ini yang banyak peminatnya, karena banyak permintaan sehingga kita melaksanakan lagi pelatihan itu," ungkapnya.

Ia mengaku, untuk tahun ini saja pelatihan kelas Barista sudah 4 kelas, kemudian Barbershop juga 4 kelas, rata-rata jumlah peserta tiap kelas 35 sampai 45 orang dan kemarin sudah kita laksanakan terakhir kelas Barista dan Barbershop, karena ini sesuai permintaan adik-adik kita untuk dilakukan pelatihan.

"Selain itu juga kita adakan pelatihan handcraft atau pembuatan buket kerajinan seni lipat buat adik-adik kita penyandang disabilitas, sudah selesai dilaksanakan semua," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk pelatih atau narasumber kegiatan pelatihan ini kita menggunakan Lembaga Pendidikan Kursus (LPK) yang memang memiliki kompetensi penyelenggaraan pelatihan itu.

"Dan para peserta akan mendapatkan sertifikat usai mengikuti pelatihan ini," imbuhnya.

Ia berharap, setelah mereka mengikuti pelatihan bisa membuat usaha sendiri dan lebih mandiri, kemudian pesertanya ada juga dari beberapa Desa di Kukar.

"Maka kita titipkan juga ke Desa siapa tahu dari Desa bisa mengalokasikan dari dana ADD bisa dikelola Desa melalui BUMDes jadi usaha, akhirnya di Desa tumbuh wirausaha muda yang di support oleh Desa, " tandasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top